Tekno

Google Batasi Fitur AI untuk Siswa, Sekolah yang Menolak Kehilangan Akses Search

Winna Wandayani | 5 November 2026, 22:24 WIB
Google Batasi Fitur AI untuk Siswa, Sekolah yang Menolak Kehilangan Akses Search
Google (Blog.google)

AKURAT.CO Google akan menonaktifkan fitur kecerdasan buatan (AI) pada layanan pendidikan bagi siswa sekolah dasar hingga menengah (K-12) mulai awal 2027. Namun, sekolah yang memblokir AI sepenuhnya juga akan kehilangan akses ke Google Search.

Kebijakan tersebut diumumkan Google. Perusahaan akan menonaktifkan fitur AI secara default pada sejumlah aplikasi yang digunakan siswa, kecuali pihak sekolah secara khusus memberikan izin untuk mengaktifkannya.

Upaya ini diambil setelah Google menerima masukan dari tenaga pendidik dan orang tua. Kedua pihak menginginkan kendali lebih besar terhadap penggunaan teknologi AI oleh anak-anak di lingkungan pendidikan.

Meski demikian, sekolah tidak bisa sepenuhnya memisahkan layanan pencarian Google dari teknologi AI. Chris Phillips, Wakil Presiden Google bidang Pendidikan, menjelaskan bahwa kedua layanan tersebut kini sudah terintegrasi.

"Jika sebuah sekolah melarang penggunaan AI, maka para siswa tidak akan memiliki akses ke fitur pencarian tersebut, dan mereka akan melihat pesan dari pihak sekolah yang menyatakan bahwa fitur itu tidak tersedia," katanya, dikutip dari The New York Times, Kamis (5/11/2026).

Kondisi ini menjadi perhatian karena Google memiliki posisi kuat dalam ekosistem pendidikan di Amerika Serikat. Berbagai layanan seperti Gmail, Docs dan Classroom telah banyak digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Selain aplikasi pendidikan, Chromebook juga menjadi salah satu perangkat yang banyak dibagikan kepada siswa di sekolah-sekolah Amerika Serikat. Sementara itu, Google Search masih menjadi salah satu sarana utama untuk mencari informasi di internet.

Kebijakan ini menunjukkan kuatnya pengaruh Google dalam dunia pendidikan. Sekolah yang ingin tetap menggunakan Google Search harus menerima integrasi fitur AI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.