Tekno

BYD Kenalkan Teknologi Pengisian Mobil Listrik 5 Menit di Indonesia

Winna Wandayani | 6 November 2026, 20:19 WIB
BYD Kenalkan Teknologi Pengisian Mobil Listrik 5 Menit di Indonesia
BYD Kenalkan Teknologi Pengisian Mobil Listrik 5 Menit di Indonesia (DANZA)

AKURAT.CO BYD memperkenalkan Blade Battery generasi kedua dan teknologi FLASH Charging di Indonesia. Perusahaan otomotif asal China tersebut mengklaim teknologi ini mampu mengisi baterai kendaraan listrik dari 10 persen menjadi 70 persen dalam lima menit.

Sementara itu, pengisian hingga 97 persen diklaim dapat diselesaikan dalam sembilan menit pada suhu normal. Sistem FLASH Charging memiliki daya maksimum hingga 1.500 kW melalui satu konektor.

Teknologi tersebut dikembangkan untuk mengatasi salah satu kendala penggunaan mobil listrik, yakni waktu pengisian baterai. FLASH Charging dipadukan dengan Blade Battery generasi kedua yang dikembangkan melalui penelitian selama enam tahun.

BYD mengklaim kepadatan energi baterai generasi terbaru meningkat 5 persen. Perusahaan juga menyebut baterai tersebut telah melewati pengujian keselamatan, termasuk uji tusuk paku saat proses pengisian cepat.

"Inovasi teknologi bukan sekadar tentang menciptakan terobosan baru, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat nyata," kata Liu Xueliang selaku Vice President BYD Co., Ltd., dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (6/11/2026).

Di Indonesia, teknologi tersebut diperkenalkan melalui New DENZA D9 dan DENZA Z9GT. Kedua kendaraan tersebut masing-masing dipasarkan dengan harga Rp1,08 miliar dan Rp2,25 miliar.

BYD berencana memperluas penerapan FLASH Charging ke model lain, termasuk BYD M6 EV. Namun, kendaraan tersebut masih membutuhkan pembaruan perangkat lunak sebelum dapat menggunakan teknologi pengisian daya tersebut.

"Dengan memangkas waktu pengisian daya hingga hanya dalam hitungan menit, kami mengubah salah satu hambatan terbesar dalam pengisian daya EV menjadi salah satu keunggulan produk yang paling bernilai," ujar Luther Panjaitan selaku Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Dari sisi infrastruktur, BYD berencana memasang FLASH Charging di 10 dealer DENZA sepanjang 2026. Perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan PLN untuk memperluas fasilitas pengisian daya.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyebut pangsa pasar kendaraan energi baru atau NEV di Indonesia mencapai 26 persen per September 2026. Angka tersebut menjadi salah satu latar belakang pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di pasar nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.