BYD Kenalkan Teknologi Pengisian Mobil Listrik 5 Menit di Indonesia

AKURAT.CO BYD memperkenalkan Blade Battery generasi kedua dan teknologi FLASH Charging di Indonesia. Perusahaan otomotif asal China tersebut mengklaim teknologi ini mampu mengisi baterai kendaraan listrik dari 10 persen menjadi 70 persen dalam lima menit.
Sementara itu, pengisian hingga 97 persen diklaim dapat diselesaikan dalam sembilan menit pada suhu normal. Sistem FLASH Charging memiliki daya maksimum hingga 1.500 kW melalui satu konektor.
Teknologi tersebut dikembangkan untuk mengatasi salah satu kendala penggunaan mobil listrik, yakni waktu pengisian baterai. FLASH Charging dipadukan dengan Blade Battery generasi kedua yang dikembangkan melalui penelitian selama enam tahun.
BYD mengklaim kepadatan energi baterai generasi terbaru meningkat 5 persen. Perusahaan juga menyebut baterai tersebut telah melewati pengujian keselamatan, termasuk uji tusuk paku saat proses pengisian cepat.
"Inovasi teknologi bukan sekadar tentang menciptakan terobosan baru, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat nyata," kata Liu Xueliang selaku Vice President BYD Co., Ltd., dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (6/11/2026).
Di Indonesia, teknologi tersebut diperkenalkan melalui New DENZA D9 dan DENZA Z9GT. Kedua kendaraan tersebut masing-masing dipasarkan dengan harga Rp1,08 miliar dan Rp2,25 miliar.
BYD berencana memperluas penerapan FLASH Charging ke model lain, termasuk BYD M6 EV. Namun, kendaraan tersebut masih membutuhkan pembaruan perangkat lunak sebelum dapat menggunakan teknologi pengisian daya tersebut.
"Dengan memangkas waktu pengisian daya hingga hanya dalam hitungan menit, kami mengubah salah satu hambatan terbesar dalam pengisian daya EV menjadi salah satu keunggulan produk yang paling bernilai," ujar Luther Panjaitan selaku Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Dari sisi infrastruktur, BYD berencana memasang FLASH Charging di 10 dealer DENZA sepanjang 2026. Perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan PLN untuk memperluas fasilitas pengisian daya.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyebut pangsa pasar kendaraan energi baru atau NEV di Indonesia mencapai 26 persen per September 2026. Angka tersebut menjadi salah satu latar belakang pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di pasar nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Xiaomi 18 Pro Series Siap Meluncur Global pada November 2026, Harga dan Spesifikasi Jadi Sorotan
- 2HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX Resmi Hadir di Indonesia, Bawa ANC 52 dB dan Baterai 80 Jam
- 3RedMagic 12 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Baterai 8.400 mAh dan Snapdragon Terbaru
- 4RedMagic 12 Pro Meluncur Global, Bawa Baterai 8.400 mAh dan Layar 185Hz
- 5Xiaomi Hadirkan Enam Perangkat Smart Home, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 6HP Tidak Bisa Memindai Kode QR? Coba Periksa Kamera dan Pengaturan Ini
- 7Cara Aktivasi T Intouch Toyota dan WiFi Hotspot di Mobil, Simak Langkahnya
- 8Honda ADV125 2027 Resmi Diperkenalkan, Usung Mesin 125 cc dan Fitur ABS
- 9Laptop Terhubung Wi-Fi tetapi Tidak Bisa Internet? Periksa DNS dan Proxy
- 10Google Meet Kini Bisa Tampilkan Aturan Rapat Sebelum Pengguna Bergabung








