Apple Tegaskan Siri AI Bukan Teman Curhat atau Pasangan Virtual

AKURAT.CO Apple menegaskan Siri berbasis kecerdasan buatan (AI) tidak dirancang sebagai teman virtual atau pengganti hubungan manusia. Siri difokuskan sebagai asisten digital yang membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari.
Pernyataan itu disampaikan Craig Federighi, Senior Vice President of Software Engineering Apple, dalam wawancara di ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026. Ia menegaskan konsep tersebut memang menjadi bagian dari arah pengembangan Siri AI sejak awal.
Menurut Federighi, tujuan utama teknologi AI adalah membantu pengguna menjadi lebih produktif dan memiliki lebih banyak waktu untuk menjalani kehidupan nyata. Karena itu, Apple tidak ingin Siri berperan sebagai teman emosional bagi penggunanya.
"Gagasan AI sebagai solusi untuk kesepian, maksud saya kesepian itu tentang kurangnya hubungan dengan orang-orang nyata, Anda tahu, manusia sungguhan," ujarnya, dikutip dari iHeart, Senin (15/6/2026).
Apple juga menyoroti tren chatbot AI yang berupaya membangun kedekatan dengan pengguna melalui percakapan yang sangat personal. Beberapa layanan bahkan mendorong pengguna membagikan informasi pribadi untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat.
Federighi mengkritik pendekatan tersebut karena berpotensi membuat pengguna terlalu bergantung pada AI. Menurutnya, Siri justru dirancang untuk membantu mencari informasi, menyelesaikan pekerjaan dan memahami berbagai hal di dunia nyata.
Ia menegaskan bahwa Siri tidak akan merespons upaya pengguna yang ingin menjadikannya pasangan romantis atau teman dekat. Fokus Siri tetap sebagai alat bantu digital, bukan pendamping emosional.
Sikap Apple ini berbeda dengan sejumlah perusahaan AI lain yang mengembangkan chatbot dengan karakter lebih personal. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa layanan AI bahkan menghadapi gugatan hukum terkait hubungan emosional yang terjalin antara chatbot dan pengguna.
Kasus-kasus tersebut memicu perdebatan mengenai batas interaksi antara manusia dan AI. Kekhawatiran muncul karena hubungan yang terlalu dekat dengan chatbot dapat berdampak pada kesehatan mental maupun keselamatan pengguna.
Melalui pendekatan ini, Apple memilih jalur yang lebih konservatif dan berfokus pada fungsi praktis AI. Perusahaan ingin memastikan Siri tetap menjadi asisten digital yang membantu aktivitas pengguna tanpa menggantikan hubungan sosial di dunia nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oppo A7 Pro Series 5G Hadir di Indonesia Bawa Baterai hingga 10.000 mAh
- 2Chrome Menyimpan Banyak Data di HP, Begini Cara Membersihkannya
- 3Google Drive Penuh? Begini Cara Menemukan File yang Paling Banyak Memakan Ruang
- 410 Rekomendasi HP Android Bekas yang Masih Bertenaga
- 5Oppo K14 Plus Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh
- 6HMD 106 Pure Muncul dengan Baterai Lepas dan Harga Rp210 Ribuan
- 7AI Makin Masuk ke Dunia Bisnis, Ini yang Perlu Dipertimbangkan CEO
- 8HP Sering Hang Padahal Aplikasi Sedikit? Ini yang Perlu Dicek
- 9Instagram Hadirkan Efek Pixel, Bisa Samarkan Wajah untuk Soft Launch Hubungan
- 10Instagram Bikin AI yang Bisa Membaca Performa Video Kreator









