Ambisi NASA Memetakan 450 Juta Galaksi dengan SPHEREx

AKURAT.CO Misi SPHEREx NASA menjadi salah satu terobosan bidang antariksa yang banyak diperbincangkan karena ambisinya memetakan alam semesta dalam skala yang belum pernah dilakukan.
Seiring dimulainya operasional observatorium tersebut, publik gencar mencari informasi untuk memahami bagaimana teknologi baru ini membantu ilmuwan mengungkap asal-usul alam semesta.
SPHEREx merupakan singkatan dari Spectro-Photometer for the History of the Universe, Epoch of Reionization and Ices Explorer. Misi ini dirancang untuk melakukan survei spektral seluruh langit menggunakan sensor inframerah canggih.
Observatorium ini berbeda dari teleskop seperti James Webb Space Telescope karena fokusnya bukan mengambil gambar detail objek tertentu.
SPHEREx justru mengumpulkan data spektral dari ratusan juta objek kosmik untuk menghasilkan peta tiga dimensi alam semesta.
Teknologi Inframerah Jadi Senjata Utama
Instrumen SPHEREx mampu mengamati langit dalam 102 pita warna inframerah berbeda. Kemampuan tersebut memungkinkan ilmuwan menganalisis komposisi objek langit, distribusi air antarbintang, hingga proses pembentukan galaksi.
Data yang dihasilkan akan diolah menggunakan sistem komputasi ilmiah NASA dan pusat data astronomi modern. Hasilnya diharapkan membantu menjawab pertanyaan mengenai ekspansi alam semesta setelah Big Bang.
Mengungkap Asal Usul Air di Galaksi
Selain mempelajari galaksi, SPHEREx juga akan mencari jejak molekul penting seperti air, karbon dioksida, dan metanol pada awan antarbintang. Penelitian ini dinilai penting untuk memahami proses terbentuknya planet dan potensi kemunculan kehidupan.
Para astronom memperkirakan volume data yang dikumpulkan SPHEREx akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah observasi inframerah.
Temuan-temuan baru dari misi ini diperkirakan akan terus bermunculan selama dua tahun masa operasionalnya. Misi SPHEREx menjadi langkah besar NASA dalam memahami struktur kosmos secara menyeluruh.
Perkembangan misi observatorium ini dapat memberikan gambaran menarik tentang bagaimana teknologi modern membantu manusia mengungkap rahasia alam semesta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Honor 600 Elite 5G Bawa Baterai 8.100mAh dan Perlindungan IP69K
- 2Apple Siapkan Server AI dengan Chip M8 dan Teknologi Nvidia
- 3BYD Atto 2 2027 Meluncur di China, Punya Jarak Tempuh hingga 501 Km
- 4Gedung Putih Luncurkan Trump TV Setelah Larang Sejumlah Media
- 5Geely Perkenalkan Teknologi Pengisian Daya 2.250 kW, Tantang BYD
- 6Meta VR Glasses Hadir dengan Harga Lebih Murah dari Apple Vision Pro
- 7Bluetooth HP Tidak Bisa Terhubung? Cek 5 Hal Ini
- 8vivo X500 Series Resmi Meluncur Bawa Kamera 200 MP dan Baterai 8000 mAh
- 9Apa Beda HP Resmi, Ex-Inter dan Refurbished?
- 10Meta Bongkar 3,6 Juta Halaman Facebook yang Disiapkan untuk Scam









