Tekno

Krisis Chip Memori Diprediksi Memburuk hingga 2027, Harga Komponen PC Terancam Naik

Winna Wandayani | 8 November 2026, 15:51 WIB
Krisis Chip Memori Diprediksi Memburuk hingga 2027, Harga Komponen PC Terancam Naik
Ilustrasi Chip (Magnific)

AKURAT.CO Krisis pasokan chip memori diperkirakan semakin parah hingga akhir 2027. Kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah komponen komputer semakin sulit diperoleh meskipun pembeli memiliki dana yang cukup.

CEO Team Group, Chen Ching-wen, memperkirakan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan baru akan berakhir pada paruh kedua 2028 atau bahkan lebih lama. Ia juga menegaskan belum ada tanda-tanda penurunan harga chip memori dalam waktu dekat.

Chen menyebut selisih harga antara pasar spot dan kontrak mencapai 30 hingga 50 persen. Situasi ini membuat sejumlah produsen harus membeli chip melalui pasar spot dengan harga lebih tinggi karena pasokan dari kontrak tidak mencukupi.

Kenaikan harga juga terlihat pada chip DDR5 berkapasitas 16 GB. Harganya meningkat dari 8,70 dolar AS pada Oktober 2025 menjadi 48 dolar AS pada September 2026, atau melonjak lebih dari 550 persen dalam kurun waktu 12 bulan.

Menurut Chen, kondisi tersebut bahkan bisa membuat pembeli kesulitan mendapatkan barang meskipun memiliki uang. "Bagaimana harga bisa turun jika tidak ada lagi barang yang tersisa?" ujarnya, dikutip dari Tom's Hardware, Minggu (8/11/2026).

Di sisi lain, peningkatan pangsa pasar produsen asal China seperti CXMT dan YMTC yang hampir mencapai 10 persen belum cukup mengatasi persoalan tersebut. Pasalnya, sebagian besar chip DRAM dan NAND flash kelas atas masih dipasok Kioxia, Micron, Samsung dan SK hynix.

Chen memperkirakan harga komponen kelas bawah belum akan mengalami penurunan hingga 2029. Sementara itu, chip memori kelas atas diperkirakan masih menghadapi keterbatasan pasokan.

Prediksi tersebut berbeda dengan pandangan CEO Acer, Jason Chen. Ia memperkirakan harga sejumlah komponen mulai turun pada paruh kedua 2027, meskipun chip kelas atas seperti LPDDR5X-9600 dan SoC Nvidia N1 masih berpotensi mengalami kelangkaan.

Menurut prediksi Acer, harga PC masih berpeluang naik 5 hingga 20 persen sampai akhir 2026. Kenaikan tersebut diperkirakan mulai stabil pada paruh pertama 2027 sebelum akhirnya mengalami penurunan.

Perbedaan prediksi tersebut menunjukkan pasar komponen PC masih belum stabil. Kebutuhan chip untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) juga berpotensi memperpanjang krisis pasokan memori.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.