Tekno

Niat, Tata Cara dan Doa Sholat Tahajud Secara Lengkap Dengan Artinya

Tiara Juliyanti Putri | 26 Februari 2024, 07:10 WIB
Niat, Tata Cara dan Doa Sholat Tahajud Secara Lengkap Dengan Artinya

Tekno.akurat.co - Memasuki bulan Syaban tentu umat muslim harus memperbanyak amalannya, karena selain menyambut Bulan Suci Ramadhan juga di bulan Syaban ini memiliki banyak keistimewaannya.

Salah satu amalan baik yang bisa diterapkan pada Bulan Syaban yakni sholat tahajud.

Sholat tahajud itu sendiri merupakan sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur terlebih dahulu, adapun niat, tata cara dan doanya sudah kami siapkan disini.

Tahajud berasal dari kata kerja ‘tahajjada’ yang berarti tetap terjaga di malam hari, berjaga malam. Karenanya, sholat tahajud identik dengan qiyamul lail.

Bagi yang ingin tahu bagaimana sih Niat, Tata Cara dan Doa Sholat Tahajud Secara Lengkap? maka simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Baca Juga: Tata Cara dan Niat Sholat Hajat Lengkap Dengan Waktu Pengerjaannya

Niat Sholat Tahajud

Sebetulnya sholat tahajud itu sendiri sudah tidak asing bagi umat muslim, karena memang ini merupakan amalan yang sering dilakukan oleh semua orang. Berikut ini niatnya.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى 

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ. 

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.” 

Sholat sunnah ini dapat dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas. Meskipun tidak wajib, seruan sholat tahajud tercantum dalam Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 79:

 وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

Tata Cara Sholat Tahajud

Setelah mengetahui niatnya, maka sekarang kami juga sudah menyiapkan tata cara sholat tahajud.

  • Niat dalam hati bersamaan takbîratul ihrâm
  • Membaca doa iftitah
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat dalam Al-Qur’an
  • Ruku'
  • I’tidal atau berdiri untuk melakukan sujud
  • Sujud
  • Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
  • Sujud kedua
  • Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat dalam Al-Qur’an
  • Ruku'
  • I'tidal
  • Sujud
  • Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
  • Sujud kedua
  • Tahiyat
  • Salam

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah mengerjakan sholat tahajud ini, maka selanjutnya kalian baca doa seperti yang sudah kami siapkan sebagai berikut.

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.