OpenAI Klaim AI Pecahkan Tiga Masalah Matematika dan Fisika

AKURAT.CO OpenAI mengumumkan tiga hasil penelitian baru di bidang matematika dan fisika yang dihasilkan oleh model kecerdasan buatan (AI). Perusahaan tersebut juga menyiapkan mekanisme agar temuan itu dapat dikembangkan oleh para ilmuwan.
Salah satu hasilnya berkaitan dengan Exponential Time Hypothesis (ETH), hipotesis dalam ilmu komputer teoretis yang membahas kompleksitas waktu penyelesaian masalah komputasi. Jika terbukti, temuan ini berpotensi memengaruhi penelitian algoritma dan optimasi.
Di bidang matematika, OpenAI mengklaim menemukan pembuktian baru untuk local smoothing conjecture dalam seluruh dimensi. Penelitian tersebut juga berkaitan dengan Kakeya conjecture, persoalan matematika yang berhubungan dengan geometri dan analisis harmonik.
"Paling baik dipahami sebagai bentuk data penelitian mentah," tulis OpenAI dalam blog resminya, dikutip Kamis (29/10/2026).
Sementara itu, penelitian fisika berfokus pada teori medan kuantum yang melibatkan medan gauge dan fermion dalam empat dimensi. Cakupannya termasuk Quantum Chromodynamics (QCD) dan penyatuan teori dalam Model Standar fisika partikel.
Meski demikian, klaim tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari para ahli. Hasil yang dihasilkan AI tidak otomatis menjadi penemuan ilmiah yang diterima secara luas.
Sebelumnya, OpenAI merilis 377 hasil matematika melalui GitHub pada awal Oktober 2026. Publikasi tersebut memicu perdebatan mengenai penggunaan model AI internal yang belum dirilis untuk menghasilkan temuan ilmiah.
OpenAI menegaskan tidak mencari pengakuan akademis atas penemuan yang dihasilkan model internalnya. Perusahaan ingin komunitas ilmiah mengambil peran dalam mengembangkan hasil tersebut menjadi pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk mewujudkan rencana itu, OpenAI telah menghubungi sejumlah pakar eksternal sebagai shepherds. Perusahaan bertugas mengoordinasikan kelompok peneliti untuk memeriksa dan mengembangkan hasil penelitian AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Beranda Facebook Terasa Makin Tidak Relevan? Kini Kamu Bisa Mengatur Konten yang Ingin Dilihat
- 2Honda Genio Terbaru Tawarkan Warna Segar, Konsumsi BBM Diklaim 59,1 Km per Liter
- 3BMW i3 Disulap Jadi Pikap Listrik, Biaya Modifikasi di Bawah Rp180 Jutaan
- 4Tips Off-Road Pakai Suzuki Jimny, Perhatikan Mode 4WD dan Kondisi Ban
- 5Laptop Windows vs MacBook, Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna?
- 6Game Steam Bisa Dimainkan di PS5, Ada Portal dan Left 4 Dead 2
- 7OpenAI Temukan AI Bisa Berkomunikasi Diam-diam Lewat Cache CPU
- 8Laptop Baru atau Laptop Bekas, Mana yang Lebih Masuk Akal?
- 9Haka Auto Ungkap Tantangan Mobil Listrik BYD, dari Baterai hingga SPKLU
- 10Rekomendasi Laptop Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Sekadar Spesifikasi








