OpenAI Temukan AI Bisa Berkomunikasi Diam-diam Lewat Cache CPU

AKURAT.CO OpenAI menemukan agen kecerdasan buatan (AI) mampu bertukar informasi secara tersembunyi di lingkungan terisolasi. Agen tersebut memanfaatkan cache unit pemrosesan pusat (CPU) untuk berkomunikasi tanpa jaringan atau file bersama.
Temuan ini menunjukkan bahwa sistem isolasi perangkat lunak belum tentu mampu mencegah semua jalur komunikasi. Celah tersebut ditemukan dalam pengujian keamanan internal OpenAI.
Hasil pengujian itu diungkapkan melalui blog resmi perusahaan. Temuan ini juga menyoroti tantangan dalam menjaga keamanan agen AI.
AI Manfaatkan Cache CPU
Dalam eksperimen tersebut, OpenAI menempatkan agen AI di lingkungan microVM terpisah yang berjalan pada mesin fisik yang sama. Agen ini diminta bertukar informasi rahasia sintetis tanpa akses jaringan maupun file bersama.
Salah satu agen mengatur data dalam cache CPU, sedangkan agen lainnya mengukur waktu akses untuk membaca sinyal tersebut. Perbedaan waktu ini kemudian digunakan sebagai metode pertukaran informasi tersembunyi.
Teknik tersebut dikenal sebagai covert channel, yaitu jalur komunikasi yang tidak menggunakan mekanisme pertukaran data biasa. Metode ini berpotensi luput dari pemantauan keamanan yang hanya berfokus pada lalu lintas jaringan.
Menanggapi temuan tersebut, komentator teknologi Ryan Orhan menyoroti sulitnya menjaga agen AI tetap terisolasi dengan aman. Ia menilai demonstrasi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa sistem isolasi telah ditembus pada tingkat perangkat lunak.
"Sebuah demonstrasi yang cukup luar biasa mengenai mengapa upaya penahanan agen secara aman menjadi masalah yang begitu sulit," tulis Ryan Orhan dalam unggahan resminya di platform X, dikutip Selasa (27/10/2026).
Empat Metode Komunikasi Tersembunyi
OpenAI menemukan empat metode yang dapat digunakan agen AI untuk berkomunikasi secara tersembunyi. Selain cache CPU, terdapat tiga metode lain yang memanfaatkan sumber daya sistem bersama:
1. Cache CPU: Perbedaan waktu akses cache digunakan untuk mengirimkan informasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Serangan Siber AI Bocorkan Jutaan Data Pribadi di Jepang dan Korea Selatan
- 2Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma Media Sosial
- 3Huawei Nova 16s Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11 Jutaan
- 4BYD Ti 9 Meluncur November 2026, SUV Hybrid Punya Jarak Tempuh 1.600 Km
- 5Meta Didenda Rp451 Triliun akibat Pelanggaran Privasi Data Facebook
- 6Instagram Hadir di Apple TV, Pengguna Bisa Nonton Reels di Layar Besar
- 7Spotify Luncurkan Memberships, Kreator Podcast Bisa Raup 90 Persen Pendapatan
- 8Laptop AI atau Laptop Biasa, Mana yang Lebih Worth It untuk Dibeli?
- 9Xbox Kenakan Biaya Tambahan untuk Streaming Game yang Sudah Dibeli
- 10Laptop Windows vs MacBook, Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna?







