Tekno

Laptop Baru atau Laptop Bekas, Mana yang Lebih Masuk Akal?

Winna Wandayani | 28 Oktober 2026, 16:33 WIB
Laptop Baru atau Laptop Bekas, Mana yang Lebih Masuk Akal?
Ilustrasi Laptop (Pexels)

AKURAT.CO Membeli laptop baru atau bekas memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Pilihan yang paling masuk akal bergantung pada anggaran, kebutuhan penggunaan, kondisi perangkat, serta biaya perawatan dalam jangka panjang.

Laptop baru menawarkan kondisi perangkat yang belum digunakan dan umumnya dilengkapi garansi produsen. Sementara itu, laptop bekas bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan spesifikasi lebih tinggi dengan anggaran yang sama.

Namun, harga murah tidak selalu berarti lebih hemat. Kondisi komponen, usia perangkat dan ketersediaan pembaruan sistem operasi perlu diperiksa sebelum menentukan pilihan.

Laptop Bekas Bisa Lebih Hemat, tetapi Ada Risikonya

Standar pemeriksaan produk dapat berbeda bergantung pada penjual dan pihak yang melakukan perbaikan. Karena itu, calon pembeli perlu memperhatikan kondisi perangkat, cakupan garansi, serta kebijakan pengembalian barang, sebagaimana dikutip dari The Verge, Rabu (28/10/2026).

Laptop refurbished berbeda dari laptop bekas biasa. Perangkat refurbished umumnya telah melalui proses pemeriksaan atau perbaikan sebelum dijual kembali, sedangkan laptop bekas belum tentu mendapatkan perlakuan serupa.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Membeli Laptop Bekas

Sebelum bertransaksi, calon pembeli sebaiknya memeriksa beberapa bagian penting untuk memastikan laptop masih layak digunakan.

1. Baterai

Periksa kesehatan baterai dan daya tahannya karena kapasitas dapat menurun seiring pemakaian.

2. SSD

Pastikan penyimpanan berfungsi dengan baik dan kapasitasnya sesuai dengan keterangan penjual.

3. Layar

Periksa kemungkinan piksel mati, garis, perubahan warna, atau kerusakan fisik.

4. Keyboard dan touchpad

Pastikan seluruh tombol, klik dan gerakan kursor berfungsi normal.

5. Prosesor dan RAM

Cocokkan spesifikasi dengan informasi penjual agar perangkat sesuai dengan kebutuhan.

6. Sistem pendingin

Perhatikan suhu laptop dan suara kipas ketika digunakan.

7. Port dan pengisi daya

Pastikan port USB, konektor daya, serta charger berfungsi dengan baik.

8. Garansi dan riwayat perbaikan

Tanyakan apakah perangkat pernah diperbaiki dan apakah masih memiliki garansi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.