BMW i3 Disulap Jadi Pikap Listrik, Biaya Modifikasi di Bawah Rp180 Jutaan

AKURAT.CO Seorang insinyur bernama Michael Pick memodifikasi mobil listrik BMW i3 menjadi pikap dengan bak terbuka. Proyek ini dilakukan untuk mendapatkan kendaraan angkut listrik dengan biaya terjangkau tanpa harus menunggu kehadiran pikap listrik Slate.
Dikutip dari The Drive, Rabu (28/10/2026), Pick membeli BMW i3 bekas melalui lelang tanpa memeriksa kondisi mobil secara langsung. Ia kemudian memotong bagian belakang kendaraan untuk membuat ruang kargo terbuka.
Modifikasi tersebut cukup rumit karena BMW i3 menggunakan struktur bodi monokok berbahan serat karbon. Material ini tergolong tidak umum untuk mobil penumpang ketika kendaraan tersebut diperkenalkan pada 2014.
Untuk membangun bak pikap, Pick menggunakan rangka baja yang menghubungkan bagian belakang baru dengan bodi asli. Baknya dibuat dari kayu lapis yang dilapisi epoksi dan pelindung khusus untuk meningkatkan ketahanannya.
Mobil yang digunakan merupakan BMW i3 REX, varian yang dilengkapi mesin bensin sebagai pemanjang jarak tempuh. Karena mesin berada di bawah area kursi belakang, bak harus dirancang agar dapat dilepas ketika perawatan diperlukan.
Pick juga melapisi bagian serat karbon yang terbuka menggunakan epoksi. Sealant tahan air ditambahkan pada sambungan untuk membantu mencegah air masuk ke bagian kendaraan.
Meski bagian belakangnya mengalami perubahan besar, sebagian besar komponen asli BMW i3 tetap dipertahankan. Sistem elektronik menjadi pertimbangan utama karena penghilangan komponen tertentu dapat memicu gangguan pada sistem kendaraan.
Mempertahankan komponen bawaan dinilai lebih praktis daripada mengubah perangkat lunak mobil. Sistem tersebut masih membutuhkan sejumlah perangkat, termasuk lampu belakang, kunci dan koneksi data.
Dari sisi biaya, Pick menargetkan seluruh proyek modifikasi tidak melebihi US$10.000 atau sekitar Rp180 jutaan. Ia berhasil menyelesaikan pengerjaan dengan anggaran beberapa ribu dolar di bawah batas tersebut.
Sebagian biaya juga digunakan untuk mengganti komponen pendukung, seperti unit hiburan dengan layar lebih besar dan kaca depan baru. Kaca bawaan mobil sebelumnya diketahui mengalami keretakan.
Hasil akhirnya berupa pikap listrik berukuran kecil yang mempertahankan sebagian besar fitur standar BMW i3. Meski tidak dirancang sebagai kendaraan produksi massal, modifikasi ini menawarkan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan angkut dengan biaya relatif rendah.
Namun, perubahan struktur bodi seperti ini tetap membutuhkan perhatian terhadap keselamatan dan distribusi beban. Kelayakan kendaraan untuk digunakan di jalan raya juga perlu dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma Media Sosial
- 2Serangan Siber AI Bocorkan Jutaan Data Pribadi di Jepang dan Korea Selatan
- 3Huawei Nova 16s Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11 Jutaan
- 4BYD Ti 9 Meluncur November 2026, SUV Hybrid Punya Jarak Tempuh 1.600 Km
- 5Beranda Facebook Terasa Makin Tidak Relevan? Kini Kamu Bisa Mengatur Konten yang Ingin Dilihat
- 6Instagram Hadir di Apple TV, Pengguna Bisa Nonton Reels di Layar Besar
- 7Xbox Kenakan Biaya Tambahan untuk Streaming Game yang Sudah Dibeli
- 8Laptop AI atau Laptop Biasa, Mana yang Lebih Worth It untuk Dibeli?
- 9Game Steam Bisa Dimainkan di PS5, Ada Portal dan Left 4 Dead 2
- 10Laptop Windows vs MacBook, Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna?




