OpenAI Siap Luncurkan Ponsel AI Penantang iPhone di 2027

AKURAT.CO OpenAI dikabarkan tengah mengembangkan ponsel kecerdasan buatan (AI) yang diproyeksikan menjadi pesaing iPhone. Perangkat ini disebut mengandalkan asisten AI cerdas sebagai pusat pengalaman pengguna.
Informasi tersebut diungkap analis industri Ming-Chi Kuo berdasarkan hasil penelusuran rantai pasokan. Ia menyebut perangkat itu sebagai 'AI agent phone' yang dirancang untuk memahami konteks pengguna secara berkelanjutan.
Menurut Kuo, ponsel merupakan perangkat yang paling ideal untuk menjalankan AI karena selalu menemani pengguna. Smartphone juga mampu mengakses data seperti lokasi, aktivitas, komunikasi dan kebiasaan penggunaan secara real time.
Kemampuan tersebut membuat AI dapat memberikan bantuan yang lebih personal dan otomatis. Pengguna nantinya diperkirakan dapat menyelesaikan berbagai tugas tanpa harus membuka banyak aplikasi secara manual.
Untuk mendukung pengalaman tersebut, OpenAI disebut ingin mengendalikan penuh perangkat keras dan sistem operasinya. Upaya ini dinilai penting agar layanan AI dapat bekerja secara lebih terintegrasi dan efisien.
Dari sisi spesifikasi, ponsel itu dikabarkan akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9600. Prosesor tersebut disebut diproduksi dengan teknologi manufaktur terbaru milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).
MediaTek kini disebut menjadi kandidat utama pemasok chip untuk perangkat tersebut. Sementara itu, Luxshare Precision Industry dikabarkan akan menjadi mitra manufaktur eksklusif OpenAI.
Baca Juga: Bocoran Warna iPhone 18 Pro Muncul Lewat Dummy Unit, Dark Cherry Jadi Sorotan
Dikutip dari MacRumors, Senin (1/6/2026), perusahaan komponen kamera Sunny Optical juga telah memperoleh pesanan untuk proyek tersebut. Komponen yang dipasok diduga berkaitan dengan modul kamera yang digunakan pada perangkat AI OpenAI.
Salah satu fitur unggulan yang disebut akan hadir adalah sistem pemrosesan gambar dengan teknologi HDR yang ditingkatkan. Teknologi ini dirancang untuk membantu AI memahami lingkungan sekitar melalui kamera dengan lebih akurat.
Ponsel tersebut juga dikabarkan akan dibekali dua prosesor AI yang bekerja secara bersamaan. Kombinasi itu membuat pemrosesan visual dan bahasa dapat dilakukan dalam waktu yang sama.
Kehadiran ponsel ini menjadi perubahan strategi yang cukup besar bagi OpenAI. Sebelumnya, perusahaan lebih dikenal mengembangkan perangkat AI non-smartphone bersama mantan kepala desain Apple, Jony Ive.
OpenAI telah mengakuisisi startup perangkat keras milik Jony Ive, io Products, senilai US$6,5 miliar (sekitar Rp116 triliun) pada 2025. Selain ponsel AI, perusahaan juga masih mengembangkan speaker pintar, kacamata pintar dan perangkat AI lainnya.
Awalnya, produksi massal ponsel AI OpenAI diperkirakan dimulai pada 2028. Namun, Ming-Chi Kuo kini memperkirakan perangkat tersebut bisa memasuki tahap produksi pada paruh pertama 2027 dan berpotensi memperketat persaingan dengan Apple di era perangkat AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Komdigi Minta Transparansi AI dan Algoritma Media Sosial
- 2Huawei Nova 16s Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp11 Jutaan
- 3BYD Ti 9 Meluncur November 2026, SUV Hybrid Punya Jarak Tempuh 1.600 Km
- 4Beranda Facebook Terasa Makin Tidak Relevan? Kini Kamu Bisa Mengatur Konten yang Ingin Dilihat
- 5Instagram Hadir di Apple TV, Pengguna Bisa Nonton Reels di Layar Besar
- 6Tips Off-Road Pakai Suzuki Jimny, Perhatikan Mode 4WD dan Kondisi Ban
- 7Laptop Windows vs MacBook, Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna?
- 8Honda Genio Terbaru Tawarkan Warna Segar, Konsumsi BBM Diklaim 59,1 Km per Liter
- 9Game Steam Bisa Dimainkan di PS5, Ada Portal dan Left 4 Dead 2
- 10OpenAI Temukan AI Bisa Berkomunikasi Diam-diam Lewat Cache CPU





