Tekno

Mercedes-Benz Pangkas Sejumlah Mobil Listrik Mulai 2027

Winna Wandayani | 6 Oktober 2026, 10:12 WIB
Mercedes-Benz Pangkas Sejumlah Mobil Listrik Mulai 2027
Mercedes-Benz CLA (Mercedes-benz.co.id)

AKURAT.CO Mercedes-Benz akan menata ulang jajaran kendaraan listriknya mulai 2027. Sejumlah model berbasis teknologi EQ akan dihentikan di Amerika Serikat dan secara bertahap digantikan oleh kendaraan listrik generasi baru.

Salah satu model yang tidak lagi tersedia untuk tahun model 2027 adalah Mercedes-Benz EQE Sedan. Varian performa Mercedes-AMG EQE Sedan juga ikut dihentikan berdasarkan keterangan Mercedes-Benz kepada Car and Driver.

Mercedes-Maybach EQS 680 SUV turut keluar dari jajaran kendaraan untuk pasar AS. SUV listrik yang berada di kelas premium tersebut memiliki harga awal sekitar US$180.000 atau sekitar Rp3,2 miliar.

Perubahan juga menyasar Mercedes-AMG S63 E Performance yang menggunakan sistem plug-in hybrid. Model berperforma tinggi tersebut memiliki harga awal lebih dari US$180.000 di AS.

Meski begitu, Mercedes-Benz EQS Sedan dan EQS SUV masih dipertahankan. Kedua model tersebut diperkirakan akan mendapat penerus melalui generasi kendaraan listrik berikutnya.

Perubahan ini menunjukkan pergeseran Mercedes-Benz dari generasi awal mobil listrik EQ menuju model yang menggunakan platform Mercedes Modular Architecture (MMA). Platform tersebut digunakan pada model baru seperti CLA listrik dan nantinya GLB.

Mercedes-Benz CLA listrik tersedia dalam varian CLA 250+ berpenggerak roda belakang dan CLA 350 4MATIC dengan penggerak semua roda. Kedua varian menggunakan baterai 85 kWh, sedangkan CLA 250+ memiliki jarak tempuh hingga sekitar 602 kilometer.

Dikutip dari Electrek, Senin (5/10/2026), Mercedes-Benz juga menyiapkan GLA generasi baru dengan pilihan sistem penggerak listrik dan hybrid. Model tersebut dijadwalkan mulai masuk dealer pada paruh kedua 2027 sebagai kendaraan tahun model 2028.

Bagi pasar Indonesia, perubahan ini menunjukkan arah pengembangan mobil listrik Mercedes-Benz secara global. Namun, penghentian model tersebut saat ini hanya berlaku di Amerika Serikat dan belum tentu di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.