5 Fitur Baru HyperOS 4 yang Bikin HP Xiaomi Makin Canggih

AKURAT.CO Xiaomi menghadirkan HyperOS 4 dengan sejumlah perubahan untuk perangkatnya. Sistem operasi ini berbasis Android 17 dan membawa pembaruan pada tampilan serta performa.
Selain tampilan baru, HyperOS 4 juga memperkuat penggunaan kecerdasan buatan (AI). Xiaomi turut menambahkan beberapa fitur yang membuat perangkat lebih terintegrasi.
Dari banyak pembaruan tersebut, ada lima fitur yang cukup menonjol. Berikut lima perubahan utama di HyperOS 4.
1. Tampilan Soft Light Glass
HyperOS 4 membawa tampilan baru bernama Soft Light Glass. Efek ini memberikan elemen transparan, blur dan lapisan visual pada antarmuka.
Perubahan tersebut hadir di layar kunci, layar utama, ikon aplikasi, folder, widget dan Control Centre. Namun, fitur secara penuh hanya tersedia di sejumlah perangkat dengan hardware tertentu.
2. Super XiaoAi 2.0
Super XiaoAi 2.0 mendapatkan kemampuan AI yang lebih luas melalui model MiMo V2.5. Asisten ini dapat memahami konteks, mengenali layar dan menjalankan perintah lintas aplikasi.
Dalam Expert Mode, Super XiaoAi dapat mengerjakan perintah yang lebih kompleks. Sistem ini juga dapat membantu membuat laporan, presentasi, situs web, hingga video.
3. Performa Lebih Baik
HyperOS 4 menggunakan AI untuk memuat aplikasi yang sering digunakan lebih awal. Xiaomi mengklaim cara ini dapat meningkatkan memori tersedia hingga 27,2 persen.
HyperCore juga dioptimalkan dengan mengurangi instruksi CPU yang tidak diperlukan. Xiaomi menyebut scrolling Gallery bisa hingga 90 persen lebih mulus dibandingkan sebelumnya.
4. Layar Kunci Baru
Layar kunci HyperOS 4 mendapatkan opsi untuk mengubah ukuran dan posisi jam. Pengguna juga dapat menyesuaikan tampilannya dengan wallpaper.
Notifikasi kini disusun secara vertikal agar lebih rapi. Xiaomi juga menambahkan efek kedalaman pada objek di wallpaper.
5. Sinkronisasi Dua HP
Fitur Dual-Phone Syncing membuat dua HP Xiaomi, Redmi, atau POCO dapat berbagi panggilan dan kode OTP. Sinkronisasi dilakukan melalui internet sehingga tidak membutuhkan Bluetooth atau Wi-Fi yang sama.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (4/10/2026), kedua perangkat harus menggunakan akun Xiaomi yang sama. Untuk saat ini, fitur tersebut masih tersedia secara terbatas di China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Tips Memilih Kualitas dan Format Video YouTube Sesuai Kebutuhan
- 2Cara Bayar Pajak Kendaraan Online lewat SIGNAL
- 3Vivo X Fold 6 Resmi Masuk Pasar Global dengan Kamera 200 MP
- 4Google Perketat Sideloading Android di Indonesia dan Tiga Negara Lainnya
- 5Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Pemantauan Risiko Kesehatan
- 6Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Selidiki Dugaan Jual Beli Data Pribadi
- 7Apple Mail di Mac Berpotensi Berhenti Sinkronisasi Microsoft 365 Mulai Oktober 2026
- 8Trump Ubah Sebutan AI Jadi Super Intelligence Lewat Perintah Eksekutif
- 9Bos Ford Ingatkan AS soal Persaingan Mobil China
- 10ChatGPT Hadirkan Fitur Coba Pakaian Secara Virtual, Begini Caranya








