Tekno

Inilah Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab, Berikut Tata Cara dan Hukumnya

Tiara Juliyanti Putri | 15 Januari 2024, 15:13 WIB
Inilah Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab, Berikut Tata Cara dan Hukumnya

Tekno.akurat.co - Mengqadha puasa ramadhan tentu sesatu yang wajib bagi kalian umat muslim yang pernah punya hutang puasa ramadhan, namun terkadang ada saja yang tidak tahu bagaimana sih niatnya.

Kita tahu saat ini sudah memasuki bulan Rajab, dan kalian bisa mengqadha puasa Ramadhan di bulan tersebut.

Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab akan kami bagikan secara lengkap disini, makanya dari itu apabila kalian ingin tahu ikuti hingga selesai ulasannya.

Baca Juga: Niat dan Doa Buka Puasa Rajab Secara Lengkap, Berikut 2 Keutamaan Melaksanakannya

Niat puasa qadha Ramadhan di Bulan Rajab

Berikut bacaan niat qadha puasa Ramadhan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."


Waktu membaca niat puasa qadha Ramadhan berbeda dengan puasa sunnah. Niat puasa qadha dilakukan mulai malam hari hingga sebelum terbit fajar, sebagaimana dijelaskan Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna' sebagai berikut.

ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.

Artinya: Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah saw, "Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya." Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits," (Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H, juz II).

Bolehkah puasa Rajab digabung Dengan Puasa qadha Ramadhan?

Dilansir dari NU Online, bahwa menggabungkan niat puasa Rajab dengan puasa qadha Ramadhan hukumnya adalah boleh.

Syekh Khatib al-Syarbini dan Syekh al-Jamal al-Ramli dalam Kitab I'anatut Thalibin menjelaskan, niat puasa sunnah dapat digabung dengan puasa qadha tanpa mengurangi pahala keduanya.

Akan tetapi perlu juga diketahui jika seseorang masih memiliki hutang puasa Ramadhan dan ingin membayarnya bersamaan dengan puasa sunnah, maka diutamakan untuk berniat mengqadha utang puasa ramadhan terlebih dahulu. Karena puasa ramadhan itu hukumnya wajib. 

Dan apabila sudah berniat qadha Ramadhan, walaupun tidak niat puasa sunnah Rajab. Maka sudah mendapatkan pahala sunnahnya tersebut menurut Imam Ramli dalam Kitab Baghiyah al-Mustarsyidin.

Dalam kitab lainnya yaitu al-I'ab, Syekh al-Barizi menyampaikan bahwa apabila seseorang berpuasa qadha (Ramadhan) atau lainnya di hari-hari yang dianjurkan berpuasa, maka pahala keduanya bisa didapat, baik disertai niat berpuasa sunnah atau tidak.

Inilah Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Rajab, semoga saja memberikan banyak manfaat kepada pembaca.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.