Google Photos Punya Fitur AI Baru, Edit Video Jadi Sinematik dalam Sekejap

AKURAT.CO Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatannya ke aplikasi yang digunakan jutaan orang setiap hari.
Kali ini, perusahaan meluncurkan fitur baru bernama Video Remix di Google Photos yang memungkinkan pengguna mengubah video biasa menjadi lebih menarik hanya dalam hitungan detik dengan bantuan AI.
Dikutip dari TechCrunch, Fitur tersebut memanfaatkan model Gemini Omni, AI terbaru Google yang dirancang untuk menghasilkan berbagai jenis konten dari beragam masukan.
Kehadiran Video Remix membuat proses penyuntingan video menjadi jauh lebih mudah tanpa perlu menggunakan aplikasi edit video profesional. Langkah ini juga memperkuat strategi Google dalam menghadirkan AI generatif ke layanan konsumennya untuk bersaing dengan Apple, OpenAI, dan Adobe.
Video Biasa Bisa Disulap Jadi Lebih Artistik
Video Remix tersedia melalui tab Create di Google Photos. Pengguna cukup memilih video yang ingin diedit, lalu menerapkan berbagai efek AI yang telah disediakan.
Beberapa efek yang ditawarkan antara lain pencahayaan sinematik (cinematic relighting), penggantian latar belakang, hingga gaya artistik seperti watercolor, raw sketchbook, dan oil painting.
AI juga mampu mengubah suasana video, misalnya membuat rekaman tampak di dalam rumah kaca atau memberikan nuansa cahaya pagi hanya dengan beberapa ketukan.
Tersedia di Indonesia untuk Pelanggan Google AI
Google mulai menggulirkan Video Remix pada 8 Juli 2026 untuk pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, India, Brasil, Korea Selatan, Meksiko, Filipina, Pakistan, Argentina, Bangladesh, Kolombia, Mesir, dan Turki.
Peluncuran ini menunjukkan semakin besarnya peran AI generatif dalam aplikasi sehari-hari. Kini, pengguna tidak lagi memerlukan keahlian khusus untuk membuat video yang tampak lebih profesional dan siap dibagikan ke media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kebocoran Data Maskapai Asia Meluas, Ratusan Ribu Informasi Penumpang Terancam
- 2CapCut Hadirkan Plugin ChatGPT, Begini Caranya Menyunting Video dengan AI
- 3Mitsubishi Outlander 2028 Hadir dengan Rock Mode dan Diamond Trail Edition
- 4Waymo Gandeng Toyota bZ4X untuk Robotaxi, Uji Coba Dimulai 2027
- 5BYD Yangwang Altior Tampilkan Desain Depan, Siap Debut di Uni Emirat Arab
- 6Strava Terintegrasi dengan Google Gemini, Bisa Analisis Performa Olahraga Pengguna
- 7Kena Tilang ETLE Saat Operasi Patuh 2026? Begini Cara Bayar Dendanya
- 8Bedah Fitur Kamera 360 Mobil Daihatsu Terios, Begini Cara Kerjanya
- 9Google Gemini Kini Bisa Bikin dan Edit PDF, Dokumen, hingga Presentasi Langsung dari Chat
- 10OpenAI Perbarui Model Spec, Tetapkan Lima Prinsip untuk Mengatur Perilaku AI









