Tekno

Cara Mengecas Mobil Listrik BYD dan Estimasi Biaya Chargernya

Winna Wandayani | 21 Oktober 2026, 18:46 WIB
Cara Mengecas Mobil Listrik BYD dan Estimasi Biaya Chargernya
BYD M6 EV (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO Pengisian daya menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan pemilik mobil listrik, termasuk kendaraan keluaran BYD. Selain memahami cara mengecas, pengguna perlu mengetahui perbedaan charger, estimasi biaya dan durasi pengisian baterai.

Mobil listrik dapat menggunakan pengisian arus bolak-balik (AC) maupun arus searah (DC), bergantung pada fasilitas dan kemampuan kendaraan. Perbedaan daya pengisian tersebut memengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai.

Cara Mengecas Mobil Listrik BYD

Sebelum mengisi daya, pastikan kendaraan berada dalam posisi parkir dan mengikuti prosedur keselamatan yang tercantum dalam buku panduan. Setelah itu, buka port pengisian dan sambungkan konektor charger sesuai petunjuk perangkat.

Periksa indikator untuk memastikan proses pengisian berlangsung. Setelah selesai, hentikan pengisian sesuai prosedur sebelum melepaskan konektor dan menutup kembali port pengisian.

Harga Charger Mobil Listrik BYD

Harga perangkat pengisian daya berbeda berdasarkan kapasitas, jenis charger dan kebutuhan instalasi. Berikut perkiraan harga yang tercantum dalam informasi awal.

- Home charger AC 7 kW: Rp15 juta hingga Rp20 juta.

- Wallbox AC 11-22 kW: Rp20 juta hingga Rp35 juta.

- DC fast charging 60-150 kW: Rp200 juta hingga Rp500 juta.

Angka tersebut merupakan estimasi, bukan harga resmi yang telah terverifikasi. Biaya pemasangan, penyesuaian instalasi listrik dan spesifikasi perangkat dapat memengaruhi total pengeluaran.

Waktu Pengecasan Mobil Listrik BYD

Durasi pengisian baterai bergantung pada kapasitas baterai, daya charger dan kemampuan kendaraan menerima daya. Berikut perkiraan waktu pengisian berdasarkan jenis charger.

- AC 7 kW: sekitar 6-10 jam hingga penuh.

- AC 11-22 kW: sekitar 3-6 jam hingga penuh.

- DC hingga 150 kW: sekitar 30-60 menit untuk mencapai 80 persen.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.