Tekno

Tesla Roadster Terbaru Bisa Berputar di Udara, Produksi Mulai 2028

Winna Wandayani | 20 Oktober 2026, 14:10 WIB
Tesla Roadster Terbaru Bisa Berputar di Udara, Produksi Mulai 2028
Tesla Roadster (Tesla.com)

AKURAT.CO Tesla memperkenalkan generasi terbaru mobil sport listrik Roadster yang dilengkapi pendorong berbasis teknologi roket. Mobil hasil kolaborasi dengan SpaceX tersebut ditargetkan mulai diproduksi pada 2028 setelah mengalami penundaan selama bertahun-tahun.

Dalam demonstrasi di Texas, Amerika Serikat, pada Kamis (15/10/2026), Tesla memperlihatkan kemampuan unik Roadster. Mobil berwarna putih itu mampu berputar di udara, melompati kendaraan lain dan mendarat menggunakan pendorong yang terpasang pada bodinya.

"Ini adalah puncak dari pekerjaan luar biasa oleh insinyur Tesla dan SpaceX yang bekerja sama erat untuk membuat sesuatu yang belum pernah Anda lihat di film mana pun," kata Elon Musk selaku CEO Tesla.

Kepala Teknik Kendaraan Tesla, Lars Moravy, mengatakan Roadster mampu berakselerasi dari 0 hingga 97 kilometer per jam dalam waktu kurang dari satu detik. Mobil ini juga diklaim memiliki kecepatan maksimum lebih dari 370 kilometer per jam.

Untuk jarak tempuh, Roadster terbaru diklaim mampu melaju lebih dari 480 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka ini lebih rendah dibandingkan target lebih dari 1.000 kilometer yang diumumkan Tesla pada 2017.

Tesla belum mengungkapkan jadwal pengiriman kendaraan tersebut secara pasti. Perusahaan sebelumnya menargetkan pengiriman Roadster generasi kedua dimulai pada 2020, tetapi rencana tersebut terus mengalami penundaan.

Tesla mencantumkan beberapa pilihan varian Roadster. Versi Performance memerlukan uang muka US$50.000 (sekitar Rp900 jutaan), sedangkan varian Thrust yang dilengkapi pendorong akselerasi membutuhkan uang muka US$250.000 (sekitar Rp4,5 miliar).

Tesla juga mencantumkan varian Rocket yang hanya tersedia melalui undangan. Model satu tempat duduk tersebut disebut memiliki sistem penerbangan lengkap, tetapi detail kemampuan dan batasan operasionalnya belum dijelaskan.

Peluncuran Roadster berlangsung ketika Tesla mulai mengalihkan fokus ke kecerdasan buatan, teknologi mengemudi otonom dan robotika. Perusahaan juga memperkenalkan Cybercab, taksi listrik otonom yang tidak dilengkapi perangkat kendali manual seperti setir dan pedal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.