Tekno

TikTok Makin Mengandalkan AI, Cara Iklan Menjangkau Pengguna Ikut Berubah

Yusuf Tirtayasa | 19 Oktober 2026, 09:52 WIB
TikTok Makin Mengandalkan AI, Cara Iklan Menjangkau Pengguna Ikut Berubah
Ilustrasi TikTok (Pexels)

AKURAT.CO TikTok semakin serius menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengubah cara bisnis mempromosikan produk di platformnya.

Teknologi ini tidak lagi sekadar membantu membuat video iklan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung proses pemasaran, mulai dari menemukan calon pelanggan hingga mendorong mereka melakukan pembelian.

Pembaruan tersebut diumumkan TikTok pada 6 Oktober 2026 dalam rangkaian acara Advertising Week New York 2026. Perusahaan memperkenalkan sejumlah solusi berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengiklan menjangkau audiens, mengembangkan materi kreatif, dan mengukur hasil kampanye dengan lebih terarah.

Perubahan ini memperlihatkan bagaimana platform video pendek mulai berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat menonton hiburan. TikTok juga berusaha memperkuat posisinya sebagai saluran pemasaran digital yang menghubungkan konten, kreator, merek, dan calon pembeli.

Bagi pengguna biasa, perubahan tersebut mungkin tidak langsung terlihat sebagai fitur baru di aplikasi. Namun, teknologi di balik iklan dapat memengaruhi jenis promosi yang muncul di halaman rekomendasi serta bagaimana merek mencoba menarik perhatian pengguna.

TikTok Mengembangkan Solusi Iklan Berbasis AI

Dalam pengumumannya, TikTok menjelaskan pengembangan solusi berbasis AI yang mencakup berbagai tahap perjalanan pelanggan. Pendekatan ini dikenal sebagai pemasaran full-funnel, yakni strategi yang berusaha menjangkau calon pelanggan sejak mereka mengenal suatu produk hingga mengambil keputusan untuk membeli.

Teknologi AI dapat membantu pengiklan mengembangkan materi kreatif, memahami kebutuhan audiens, dan mengoptimalkan kampanye berdasarkan hasil yang terukur. Tujuannya adalah membuat proses pemasaran lebih efisien sekaligus membantu bisnis menilai apakah iklan mereka benar-benar memberikan dampak.

TikTok juga menyoroti peluang untuk memperluas kreativitas melalui teknologi tersebut. Dalam pemasaran berbasis video, bisnis perlu menghasilkan konten yang mampu menarik perhatian dalam waktu singkat. AI berpotensi membantu mempercepat proses pengembangan materi iklan dan menghasilkan variasi konten untuk kebutuhan kampanye yang berbeda.

Namun, penggunaan AI tidak otomatis membuat setiap iklan menjadi efektif. Kualitas pesan, relevansi produk, kreativitas, dan pemahaman terhadap target audiens tetap berperan penting.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.