Tekno

Pengiriman Nvidia RTX 5090 Senilai Rp8,4 Miliar Hilang di Bandara Brasil

Winna Wandayani | 20 Oktober 2026, 23:23 WIB
Pengiriman Nvidia RTX 5090 Senilai Rp8,4 Miliar Hilang di Bandara Brasil
Nvidia RTX 5090 (Nvidia.com)

AKURAT.CO Pengiriman kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5090 senilai US$470.000 atau sekitar Rp8,4 miliar dilaporkan hilang di Brasil. Distributor elektronik Oderco mengaku belum memperoleh penjelasan resmi mengenai keberadaan barang tersebut.

Oderco menyebut dua palet kartu grafis Zotac RTX 5090 tidak diketahui keberadaannya. Barang tersebut seharusnya tiba di Bandara Internasional Guarulhos, Sao Paulo, Brasil.

"Kami mencari klarifikasi dan ingin memahami apa yang terjadi. Bagaimana kargo dengan nilai ini menghilang di dalam bandara internasional tanpa kita mendapatkan pengembalian kasusnya?" tulis Oderco dalam unggahannya di Instagram, dikutip Senin (19/10/2026).

Perusahaan mengungkapkan bahwa kejadian ini menjadi pengalaman pertama selama 38 tahun beroperasi. Oderco juga meminta penjelasan melalui media sosial setelah upaya pencarian informasi belum membuahkan hasil.

Hingga kini, perusahaan belum mengungkapkan tanggal kedatangan maupun nomor pelacakan pengiriman tersebut. Oderco menyatakan belum menerima tanggapan resmi atas pertanyaan mengenai kiriman yang hilang.

Jumlah kartu grafis yang hilang juga belum diketahui secara pasti. Perusahaan hanya menyebut dua palet RTX 5090 tanpa merinci jumlah unit di dalamnya.

Sebagai gambaran, Zotac Gaming GeForce RTX 5090 dijual dengan harga R$33.999,99 atau sekitar Rp121 jutaan di salah satu toko daring Brasil. Nilai ini merupakan harga eceran, sedangkan kerugian yang dilaporkan Oderco mengacu pada biaya pengadaan barang.

Hilangnya pengiriman ini terjadi ketika pasokan Nvidia RTX 5090 masih terbatas di sejumlah pasar. Kartu grafis kelas atas tersebut dilaporkan sulit ditemukan di toko daring sejak pertengahan September.

Dikutip dari Tom's Hardware, kondisi itu sempat memunculkan rumor bahwa Nvidia menghentikan produksi RTX 5090. Perusahaan disebut-sebut ingin memprioritaskan kartu grafis profesional untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Namun, Nvidia membantah rumor penghentian produksi tersebut. Meski demikian, keterbatasan stok masih menjadi tantangan bagi konsumen yang ingin mendapatkan kartu grafis itu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.