Waspada Aplikasi Pemilu Palsu Beredar Lewat WhatsApp yang Berbahaya Untuk Smartphone

Tekno.akurat.co - Waspada aplikasi pemilu palsu beredar lewat WhatsApp mungkin sering terdengar belakangan ini. Mengingat pemilihan umum sebentar lagi akan dilaksanakan, ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut. Hal yang kami maksudkan tentu saja berhubungan dengan penipuan yang marak dialami oleh orang-orang belakangan ini. Penipuan ini sebenarnya sudah lumayan umum, dan memang memiliki modus berbeda-beda.
Pembagian aplikasi pemilu tentu saja akan dilakukan oleh pihak yang memang memiliki sangkut paut dengan hal tersebut. Bukan berasal dari nomor tidak dikenal yang bahkan menggunakan foto profil tidak meyakinkan. Penipuan yang dilakukan melalui WhatsApp sebenarnya lumayan sangat umum, dan biasanya menyerang informasi login para pengguna M-Banking. Yang mereka incar adalah kode OTP yang akan langsung terkirim ketika aplikasinya tidak sengaja terinstal.
Namun, menurut sumber yang kami dapatkan, kode OTP saja sebenarnya tidak cukup. Karena pelaku penipuan juga membutuhkan informasi pribadi lainnya seperti username dan kata sandi untuk melakukan login. Jadi, jika sebelumnya akun kalian tidak tersebar, atau tekena hack, penipuan melalui WhatsApp dalam bentuk apk sendiri tidak akan berdampak banyak. Hanya saja, kalian tetap harus waspada dengan oknum yang mengatasnamakan orang lain. Karena biasanya mereka menyuruh kita untuk mengklik file tersebut.
Baca Juga: Awas! Bahaya Penipuan File Apk Berkedok Aplikasi PPS Pemilu 2024 Sedang Marak
Waspada Aplikasi Pemilu Palsu Beredar Lewat WhatsApp
Penipuan melalui WhatsApp yang menggunakan aplikasi sebagai wadahnya bukanlah suatu hal yang baru. Karena sebelumnya ada lumayan cukup banyak kasus serupa hanya saja tidak menggunakan aplikasi pemilu. Beberapa di antaranya adalah aplikasi yang menggunakan modus undangan pernikahan, hadiah dari Shopee dan masih banyak lagi. Kejadian penipuan melalui WhatsApp sebenarnya menggunakan modus yang sama, yaitu lewat aplikasi, atau di kenal dengan apk.
Jika file apk tidak kalian instal, maka informasi pun tidak akan terkirim langsung kepada mereka. Jadi, jika ada informasi yang sangat mencurigakan baiknya jangan langsung dipercaya, karena kemungkinan besar mereka berencana melakukan penipuan dengan menggunakan aplikasi. Jikapun instansi besar mengumumkan sebuah informasi mengenai kemenangan dan sebagainya, mereka tidak akan langsung melakukan kontak kepada kalian di WhatsApp.
Mengingat sebagian besarnya memiliki aplikasi resminya masing-masing, memberitahu pelanggan dengan menggunakan WhatsApp tentunya sangat mencurigikan. Apalagi akun yang dipakai tidak memiliki centang biru sama sekali. Untuk mendeteksi penipuan dengan modus file apk sebenarnya cukup mudah, karena para pelaku mau tidak mau harus mencantumkan apk ke dalam isi pesannya. Ini sudah menjadi salah satu tanda yang paling mudah untuk dikenali.
Baca Juga: 5 Warna Surat Suara Pemilu 2024, Cek Perbedaannya
Cara Menghindari Penipuan yang Ada di Aplikasi WhatsApp
Aplikasi pemilu yang tersebar melalui WhatsApp adalah salah satu contoh dari sekian banyak modus penipuan yang dilakukan oleh oknum tertentu. Meskipun ada banyak sekali modus yang muncul, mereka tetap memiliki satu hal yang tentu saja dapat dikenali dengan mudah. Salah satu contohnya adalah melampirkan sebuah file apk. Untuk tipe seperti ini tentu saja sangat mudah untuk dikenali. Adapun cara menghindari penipuan di aplikasi WhatsApp yang dapat kalian lihat di bawah ini:
Melampirkan File Apk
Yang pertama adalah melampirkan sebuah file apk. Jika ada seseorang atau yang mengaku-ngaku sebagai instansi mengirimkan file apk di dalam WhatsApp, pastikan langsung memblokirnya saja. Karena sudah bisa dipastikan kalau oknum tersebut akan menipu kalian.
Menggunakan Profil tanpa Centang Biru
Berikutnya adalah mengenai profil yang mereka gunakan. Akun official sebuah instansi biasanya memiliki centang biru, ini digunakan oleh WhatsApp untuk menandai mana perusahaan sungguhan, dan mereka yang mencona menipu kalian.
Menautkan Sebuah Link
Selain melampirkan apk, mereka juga kadang menautkan sebuah link yang kemudian akan sangat berbahaya jika diklik. Sebaiknya langsung blokir, dan jangan klik link dari orang kalian tidak kenal di WhatsApp.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apple Hadirkan MacBook Pro Layar Sentuh, Simak Spesifikasi dan Daftar Harganya
- 2Kebocoran Data Maskapai Asia Meluas, Ratusan Ribu Informasi Penumpang Terancam
- 3CapCut Hadirkan Plugin ChatGPT, Begini Caranya Menyunting Video dengan AI
- 4vivo V80 Lite 5G Resmi Dijual di Indonesia, Usung Baterai 10.000 mAh
- 5Waymo Gandeng Toyota bZ4X untuk Robotaxi, Uji Coba Dimulai 2027
- 6Cara Menghapus Riwayat Pencarian Google di HP dan Laptop, Bisa Otomatis
- 7Kena Tilang ETLE Saat Operasi Patuh 2026? Begini Cara Bayar Dendanya
- 8Google Gemini Kini Bisa Bikin dan Edit PDF, Dokumen, hingga Presentasi Langsung dari Chat
- 9Reddit Akan Batasi Akses Tanpa Akun, Pengunjung Perlu Login
- 10Samsung Perluas Perangkat Rumah Berbasis AI ke 5 Kawasan






