Rumor terbaru Gmail Dikabarkan Tutup Tahun Ini, Cek kebenaranya

Tekno.akurat.co - Saat ini ramai di X (dahulu Twitter) soal kabar bahwa Gmail akan ditutup tahun 2024. Banyak netizen yang mempertanyakan kebenaran hal kabar tersebut.
Rumor ini disebabkan beredarnya surat pemberitahuan Google ke beberapa pengguna Gmail yang menyebutkan layanan pesan elektronik itu akan dihapus mulai 1 Agustus 2024.
Salah satu pengguna yang mendapat pemberitahuan itu lantas membagikannya ke X dan bikin geger netizen.
Dalam pertemuan kita kali ini sengaja akan membahas tentang Rumor terbaru Gmail Dika barkan Tutup Tahun Ini, Cek Faktanya.
Baca Juga: Website Penghasil Uang Terbaru 2024 Langsung Ke Rekening Tebukti Membayar? Cek Faktanya
Kabar Hoax Bahwa Gmail Tutup
Pada Selasa, 27 Februari 2024, seorang pengguna media sosial dengan nama akun @tanya kanrl mengunggah tangkapan layar dari sebuah portal berita yang menyatakan bahwa Gmail akan ditutup pada 2024.
Postingan tersebut menyebabkan kekhawatiran di kalangan pengguna, terutama yang mengan dalkan Gmail sebagai akses masuk ke platform sosial lain.
Banyak dari pengguna media sosial menyayangkan kabar penutupan Gmail karena dampaknya terhadap akses ke platform sosial lainnya.
Postingan tersebut mendapat perhatian yang signifikan, dengan lebih dari 922.000 kali dilihat dan ribuan orang yang menyukainya serta mengunggah ulang.
Baca Juga: Tiap Hari Cair, 7 Aplikasi ini Penghasil Saldo Dana Rp 100 Ribu Terbukti Membayar Tanpa Iklan
Penjelasan Google tentang Kabar Tersebut
Google, melalui akun resmi Gmail, membantah kabar tersebut. Mereka menegaskan bahwa layanan Gmail akan tetap beroperasi dan mengatakan, 'Gmail is here to stay' pada tanggal 23 Februari 2024.
Kabar penutupan Gmail bermula dari tangkapan layar email yang mengklaim bahwa Google akan menghentikan layanan Gmail pada 1 Agustus 2024.
Penjelas Lebih Lanjut
Kenyataanya, tangkapan layar tersebut adalah salinan modifikasi dari pernyataan Google mengenai penghapusan tampilan HTML dasar di pesan Gmail pada tahun 2023.
Tetapi sebagian orang menganggapnya sebagai hiburan, disinformasi semacam ini dapat menimbulkan kecemasan dan bahkan membuka peluang bagi praktik phishing.
Masalah ini merupakan contoh klasik dari bahaya disinformasi di era digital saat sekarang.
Banyak orang cenderung percaya pada apa yang mereka lihat di internet tanpa memverifi kasi fakta.
Baca Juga: 3 Cara Buka YouTube Tanpa Aplikasi Dengan Mudah
Media sosial seringkali menjadi wadah bagi penyebaran informasi tanpa filter dan verifikasi, mengakibatkan kepanikan yang tidak perlu di kalangan pengguna.
Meskipun kabar palsu tentang penutupan Gmail tersebar, Google memang telah menutup beberapa layanan dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk layanan game Stadia dan fitur YouTube Stories.
Demikian yang dapat kami jelaskan mengenai Rumor terbaru Gmail Dikabarkan Tutup Tahun Ini, Cek Faktanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










