Bansos PKH dan BPNT 2026, Cara Cek Penerima, Jadwal Pencairan, dan Besaran Dana

Tekno.akurat.co-Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah masih menjadi topik yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua bansos ini rutin disalurkan untuk membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar.
Melalui Kementerian Sosial, pemerintah terus menyalurkan bansos secara bertahap dengan sistem yang semakin transparan dan berbasis data terpadu.
Apa Itu Bansos PKH dan BPNT?
PKH (Program Keluarga Harapan) adalah bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bantuan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Sementara itu, BPNT atau Sembako adalah bantuan pangan yang diberikan dalam bentuk saldo yang bisa digunakan untuk membeli bahan kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan komoditas pangan lainnya di e-warong.
Program ini dikelola langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Besaran Bansos PKH dan BPNT
Berikut gambaran besaran bantuan yang diterima penerima manfaat:
PKH (per tahun):
-
Ibu hamil / nifas: hingga Rp3.000.000
-
Anak usia dini (0–6 tahun): hingga Rp3.000.000
-
Anak SD: Rp900.000
-
Anak SMP: Rp1.500.000
-
Anak SMA: Rp2.000.000
-
Lansia 60+: Rp2.400.000
-
Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000
BPNT / Sembako:
-
Rp200.000 per bulan
-
Dicairkan melalui KKS atau e-warong
Besaran ini dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah dan hasil pemutakhiran data.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT
Pencairan PKH dilakukan 4 tahap dalam setahun, yaitu:
-
Tahap 1: Januari – Maret
-
Tahap 2: April – Juni
-
Tahap 3: Juli – September
-
Tahap 4: Oktober – Desember
Sedangkan BPNT umumnya dicairkan setiap bulan atau per tahap sesuai kebijakan daerah.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT
Masyarakat bisa mengecek status penerima bansos secara online dengan langkah berikut:
-
Buka situs resmi cek bansos Kemensos
-
Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
-
Masukkan nama sesuai KTP
-
Masukkan kode verifikasi
-
Klik tombol cari data
Jika terdaftar, informasi jenis bansos dan status pencairan akan ditampilkan.
Kenapa Nama Tidak Terdaftar sebagai Penerima Bansos?
Beberapa penyebab umum antara lain:
-
Tidak terdaftar di DTKS
-
Data kependudukan belum diperbarui
-
Status ekonomi dianggap sudah mampu
-
Terjadi perbedaan data NIK atau KK
Jika merasa berhak, masyarakat bisa mengajukan usulan atau sanggahan melalui aplikasi resmi Kemensos atau pemerintah desa setempat.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT masih menjadi program andalan pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dengan sistem pengecekan yang semakin terbuka, masyarakat kini bisa mengetahui status penerima bansos secara mandiri dan transparan.
Pastikan data kependudukan selalu valid agar tidak terlewat dalam penyaluran bantuan sosial berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





