Tekno

Fiks El Clasico Indonesia Persib Bandung Vs Persija Resmi Tanpa Penonton: Banding Ditolak, Persib Bandung Siap Tundukan Macan Kemayoran

Taufikurahman, M.Si | 8 Maret 2024, 16:49 WIB
Fiks El Clasico Indonesia Persib  Bandung Vs Persija Resmi Tanpa Penonton: Banding Ditolak, Persib Bandung Siap Tundukan Macan Kemayoran

Tekno.akurat.co -Pada lanjutan BRI Liga 1 Pekan 28, Persib Bandung Vs Persija Jakarta Sabtu 9 Maret 2024 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Bandung, Pukul 15:00 WIB resmi tanpa penonton.

El Clasico Indonesia memang sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepakbola tanah air atau dalam negeri.

Ya, El Clasico Indonesia ini merupakan laga harga diri bagi kedua tim, baik dari pemain hingga suporter.

Baca Juga: Pekan 28 Jelang Persib Bandung Vs Persija Jakarta: El Clasico Indonesia Terancam Tanpa Penonton

Pasalnya jika kedua tim ini bertemu tensi permainan akan sangat panas, bahkan tidak hanya dipemain-pemain saja.

Tensi panas juga kerap sekali terjadi bagi kedua suporter Bobotoh dan The Jack Mania. Bahkan laga ini menjadi laga yang akan sangat-sangat ditunggu oleh pecinta sepakbola dalam negeri.

Namun sangat disayangkan sekali El Clasico antara Persib Bandung Vs Persija Jakarta yang akan digelar di Bandung besok sore tanpa penonton.

Baca Juga: Highlight BRI Liga 1 Pekan 27 RANS Nusantara Vs Persib Bandung: Menang Dari RANS Nusantara Misi Selanjutnya Persija Jakarta

Keributan antar suporter dari Persib Bandung dan PSIS Semarang membuat Persib Bandung terkena hukuman dari PSSI.

Hukuman yang diberikan kepada Persib Bandung yaitu Persib Bandung dilarang menyelenggarakan satu laga kandang atau (Home) tanpa penonton. Bahkan tidak hanya itu saja, Persib Bandung juga terkena denda sekitar 25 juta rupiah.

Akan tetapi Persib Bandung melayangkan banding agar laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta dihadiri penonton.

Baca Juga: Kronologi Awal Kericuhan Suporter Persib Bandung Vs PSIS Semarang

Persib Bandung mengajukan banding dalam surat bernomor 008/KEP/KB/BRI-LIGA1/III/2024. Sayangnya banding tersebut ditolak oleh Komisi Banding PSSI.

Hal tersebut membuat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat yaitu H Umuh Muchtar angkat bicara dan menyayangkan laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta tanpa dukungan dari Bobotoh.

“Tapi kenapa kalau sama Persib selalu segala cara di cari masalah. Kenapa saya geram, kenapa saya marah. Ini karena tidak masuk akal. Jelas-jelas pertandingan Persib dengan Persija ini sangat ditunggu-tunggu oleh bobotoh se-jawa barat (seluruh dunia). Maksudnya, sudah jelas yang bisa ke lapangan yang punya tiket. Yang tidak punya tiket juga bisa nonton bersama atau nonton bareng (nobar) di tempat masing-masing, dia pasti senang.” Lanjut Umuh Muchtar saat diwawancarai di kediamannya, Jum’at, (08/03/2024).

Tidak hanya manajer dari Persib Bandung saja yang akat bicara mengenai keputusan dari PSSI tersebut.

Baca Juga: Reviews BRI Liga 1 Pekan 26 Persib Bandung Vs PSIS Semarang, Dewa United Vs RANS, PSS Vs Persita

Bojan Hodak sebagai Pelatih atau Coach dari Persib Bandung angkat bicara "Saya menyesalkan bahwa fans tidak boleh hadir. Sepakbola dimainkan untuk fans, dan fans seharusnya hadir di lapangan (Stadion)" Ucap Bojan.

Nick Kuipers pemain belakang dari Persib Bandung juga angkat bicara saat konferensi pers jelang Persib Bandun Vs Persija Jakarta di Graha Persib, Jumat 8 Maret 2024.

“Tentunya laga spesial. Kami membutuhkan 3 poin dan berusaha tetap di posisi dua klasemen. Kami punya motivasi lebih setiap laga spesial. Ini bukan hanya untuk tim, tapi suporter,” Ucap Nick Kuipers.

“Sayang tidak ada penonton padahal bisa menjadi energi buat kami, tapi mereka bisa mendukung kami di rumah melalui tv,” ucapnya.

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Bojak Hodak Angkat Bicara Dan Melayangkan Protes Ke PSSI

Meskipun pada pertandingan kali ini tanpa adanya suporter bukan menjadi alasan untuk tidak meraih kemenangan pada laga besok sore nanti.

Itu saja yang dapat Tekno.akurat.co berikan informasi kepada kalian mengenai laga BRI Liga Pekan 28 Big Match Persib Bandung Vs Persija Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.