Terobosan Ilmiah, AI Perkiraan Cuaca Lebih Cepat Mendekati Ketepatan

Tekno.akurat.co - Sebuah terobosan ilmiah yang menarik adalah bagaimana AI telah meng ubah cara kita memahami dan meramalkan cuaca.
Sebelumnya, prediksi cuaca didasarkan pada model matematis yang kompleks, yang sering kali memerlukan waktu dan sumber daya komputasi yang besar.
Tetapi, dengan kemajuan dalam teknologi AI, seperti jaringan neural networks dan pembela jaran mesin (machine learning), proses prediksi cuaca telah menjadi lebih cepat dan lebih akurat daripada sebelumnya.
Baca Juga: Mengungkap Arti dan Fenomena Core: Kata Gaul yang Viral di Media Sosial
Dalam perjumpaan kita saat ini, kami akan mengulas mengenai Terobosan Ilmiah, AI perki raan Cuaca Lebih Cepat Mendekati Ketepatan.
Para ilmuwan telah menciptakan AI yang mampu memprediksi cuaca jauh lebih cepat. Plat form ini disebut Earth-2.
Nantinya, teknologi ini mampu mencegah beberapa dampak bencana seperti angin topan dan banjir.
Earth-2 juga dapat memberi pandangan yang lebih rinci tentang dampak perubahan iklim di masa depan.
Sistem ini dibangun oleh Nvidia, sebuah perusahaan multinasional yang membangun unit pemrosesan grafis (GPU).
Baca Juga: Cara Efektif Buat Mengidentifikasi Pengguna Wifi Pada Jaringan kamu
Yaitu sirkuit elektronik yang dapat melakukan persamaan matematika berkecepatan tinggi yang memungkinkan aktivitas seperti pembelajaran mesin, sejenis kecerdasan buatan (AI).
Sistem ini berbentuk antarmuka interaktif yang menjalankan simulasi cuaca dan iklim di seluruh planet.
Memungkinkan pengguna mengatur parameter berbeda dan mensimulasikan cuaca di lokasi berbeda pada skala 2 kilometer yang sangat detail.
'Saat peringatan topan dilancarkan, prioritasnya adalah meminimalisir korban jiwa dengan melakukan evakuasi dini,' ucap Dion Harris dari Nvidia dalam Live Science dikutip Minggu (21/4/2024).
Oleh karena itu, Badan Cuaca Pusat Taiwan adalah salah satu lembaga pertama yang menguji coba sistem Earth-2 milik Nvidia.
Baca Juga: Menguak Rahasia Fisika yang Membuat Pesawat Berlayar di Langit
Mereka akan menggunakannya untuk memperkirakan, merencanakan, dan melindungi dari kejadian cuaca ekstrem pada tahun ini.
Meskipun terobosan ini menjanjikan, masih ada tantangan-tantangan yang perlu dihadapi dalam mengimplementasikan AI dalam prediksi cuaca.
Salah satu tantangan utama adalah ketergantungan pada ketersediaan data cuaca yang berkualitas tinggi.
Data cuaca yang tidak lengkap atau tidak akurat dapat menghasilkan prediksi yang salah, bahkan jika menggunakan algoritma AI yang canggih.
Oleh karena itu, diperlukan investasi dalam pengumpulan dan pemrosesan data cuaca yang lebih baik untuk mendukung pengembangan AI dalam prediksi cuaca.
Baca Juga: Rekrutmen PT KAI 2024: Peluang Karier di Industri Perkeretaapian Indonesia
Selain itu, interpretasi hasil dari model AI juga merupakan tantangan yang kompleks, mes kipun AI dapat menghasilkan prediksi cuaca yang lebih akurat.
tetapi kemampuan manusia untuk memahami dan menjelaskan alasan di balik prediksi ter sebut tetap penting.
Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara para ilmuwan komputer dan meteorolog untuk mengembangkan model AI yang tidak hanya akurat tetapi juga dapat dimengerti oleh manus ia.
Meskipun masih ada banyak tantangan yang perlu diatasi, terobosan ilmiah dalam penerapan AI dalam prediksi cuaca menjanjikan kemajuan yang signifikan dalam industri meteorologi.
Baca Juga: Kunci Praktis Mengungkap Password Gmail Pada HP dan Laptop
Dengan kemampuan untuk menghasilkan prediksi yang lebih cepat dan lebih akurat, AI dap at membantu kita untuk lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak terduga, serta meningkatkan kualitas hidup dan keamanan bagi banyak orang di seluruh dunia.
Demikian yang dapat jelaskan mengulas mengenai Terobosan Ilmiah, AI Perkiraan Cuaca Lebih Cepat Mendekati Ketepatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










