Google Chrome atau Apple Safari? Mengungkap Mana yang Lebih Aman

Tekno.akurat.co-Saat ini, dua peramban web yang paling banyak digunakan adalah Google Chrome dan Apple Safari.
Keduanya menawarkan kecepatan, kemudahan penggunaan, dan sejumlah fitur canggih. Namun, ketika datang ke masalah keamanan, pengguna sering bertanya-tanya, mana yang lebih aman?
Artikel ini akan membahas perbedaan utama antara Google Chrome dan Apple Safari, serta mengevaluasi keamanan masing-masing.
Perbedaan Google Chrome dan Apple Safari
1. Platform dan Integrasi
Google Chrome adalah peramban lintas platform yang tersedia di berbagai sistem operasi termasuk Windows, macOS, Linux, Android, dan iOS. Sebaliknya, Apple Safari lebih terintegrasi dengan ekosistem Apple dan hanya tersedia di perangkat macOS dan iOS.
Integrasi yang kuat dengan ekosistem Apple memungkinkan Safari untuk memanfaatkan fitur keamanan yang ada pada sistem operasi tersebut.
2. Keamanan dan Privasi
Google Chrome:
- Sandboxing: Chrome menggunakan teknologi sandboxing yang memisahkan proses peramban dari sistem operasi utama. Ini mencegah malware yang menginfeksi satu tab untuk mengakses sistem lainnya.
- Pembaruan Otomatis: Chrome secara otomatis memperbarui dirinya sendiri untuk memastikan pengguna selalu memiliki patch keamanan terbaru.
- Perlindungan Phishing dan Malware: Chrome menggunakan Google Safe Browsing yang memberi peringatan kepada pengguna tentang situs web berbahaya.
- Kontrol Privasi: Chrome memungkinkan pengguna untuk mengatur izin situs web secara rinci, seperti mengakses lokasi, kamera, dan mikrofon.
Apple Safari:
- Intelligent Tracking Prevention (ITP): Safari menggunakan teknologi ini untuk mencegah pelacakan lintas situs, melindungi privasi pengguna dari pengiklan.
- Sandboxing: Seperti Chrome, Safari juga menggunakan sandboxing untuk melindungi sistem dari malware.
- Pembaruan Sistem: Safari menerima pembaruan keamanan melalui pembaruan sistem macOS dan iOS, memastikan peramban selalu terlindungi.
- Laporan Privasi: Safari memberikan laporan privasi yang menampilkan berapa banyak pelacak yang telah diblokir, memberikan transparansi lebih kepada pengguna.
Baca Juga: Cara Membuka Situs yang Diblokir dengan Google Chrome di HP
3. Manajemen Password
Google Chrome:
- Google Password Manager: Chrome terintegrasi dengan Google Password Manager yang dapat menyimpan dan mengisi otomatis kata sandi di berbagai perangkat.
- Pemeriksaan Password: Chrome dapat memeriksa apakah kata sandi yang disimpan telah terlibat dalam pelanggaran data dan memberi peringatan kepada pengguna.
Apple Safari:
- iCloud Keychain: Safari menggunakan iCloud Keychain untuk menyimpan dan mengelola kata sandi, yang dienkripsi dan disinkronkan di seluruh perangkat Apple.
- Pengisian Otomatis Aman: Safari menyediakan pengisian otomatis kata sandi yang aman dan integrasi dengan autentikasi dua faktor.
4. Ekstensi dan Keamanan
Google Chrome:
- Ekosistem Ekstensi Besar: Chrome memiliki toko ekstensi terbesar, menawarkan berbagai alat dan fungsionalitas tambahan. Namun, ini juga bisa menjadi celah keamanan jika ekstensi tidak diatur dengan baik.
- Keamanan Ekstensi: Chrome telah meningkatkan keamanan ekstensi dengan meminta izin yang lebih ketat dan memeriksa ekstensi yang dapat mengakses data sensitif.
Apple Safari:
- Ekosistem Ekstensi Terbatas: Safari memiliki lebih sedikit ekstensi dibandingkan Chrome, namun Apple mengatur ekstensi dengan sangat ketat untuk memastikan keamanannya.
- App Store: Ekstensi Safari disebarluaskan melalui Mac App Store, yang memiliki proses penyaringan yang ketat untuk mencegah ekstensi berbahaya.
Baca Juga: Cara Logout Akun Google di Android Oppo, Xiaomi dan Samsung
5. Kinerja dan Penggunaan Sumber Daya
Google Chrome:
- Penggunaan Memori: Chrome dikenal menggunakan banyak memori, yang dapat memperlambat perangkat dengan sumber daya terbatas.
- Kecepatan: Meskipun menggunakan banyak memori, Chrome tetap dikenal cepat dan responsif berkat optimisasi yang terus-menerus dari Google.
Apple Safari:
- Penggunaan Memori: Safari lebih hemat memori dibandingkan Chrome, terutama pada perangkat Apple, berkat optimisasi khusus untuk macOS dan iOS.
- Kecepatan: Safari juga sangat cepat dan responsif, dengan performa yang dioptimalkan untuk perangkat keras Apple.
6. Kebijakan Data dan Privasi
Google Chrome:
- Data Pengguna: Google mengumpulkan banyak data pengguna untuk meningkatkan layanannya, namun ini menimbulkan kekhawatiran tentang privasi.
- Kebijakan Transparan: Google memiliki kebijakan privasi yang jelas, tetapi tetap mengumpulkan data untuk keperluan iklan.
Baca Juga: Google Search Kini Bisa Membuat Gambar Dengan AI Di Kolom Pencarian
Apple Safari:
- Data Pengguna: Apple sangat fokus pada privasi pengguna dan mengumpulkan data minimal yang diperlukan.
- Kebijakan Privasi: Apple dikenal dengan kebijakan privasi yang ketat dan komitmen untuk melindungi data pengguna.
Kedua peramban, Google Chrome dan Apple Safari, menawarkan tingkat keamanan yang tinggi, namun pendekatan mereka berbeda.
Chrome memberikan perlindungan yang kuat melalui pembaruan otomatis, sandboxing, dan perlindungan phishing. Namun, kebijakan pengumpulan datanya bisa menjadi perhatian bagi mereka yang sangat peduli dengan privasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









