Internet Satelit vs Internet Kabel, Mana yang Lebih Bagus Menurut Kamu? Berikut Perbandingannya

Tekno.akurat.co-Dalam dunia yang semakin terhubung, internet telah menjadi kebutuhan dasar bagi banyak orang.
Terdapat dua metode utama untuk mengakses internet yang umum digunakan: internet satelit dan internet kabel.
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang membuatnya lebih cocok untuk kondisi dan kebutuhan tertentu.
Artikel ini akan membahas perbandingan antara internet satelit dan internet kabel untuk membantu Anda menentukan mana yang lebih bagus berdasarkan berbagai faktor.
Baca Juga: Starlink Mini Akan Dipasarkan Elon Musk, Memiliki Harga Murah dan Ukuran Kecil Lebih Mudah Dibawa
Pengertian dan Cara Kerja
Internet Kabel
Internet kabel adalah metode akses internet yang menggunakan kabel fisik, seperti kabel tembaga (DSL) atau serat optik.
Kabel ini biasanya ditanam di bawah tanah atau dipasang pada tiang-tiang listrik untuk menghubungkan rumah dan bisnis ke penyedia layanan internet (ISP).
Cara Kerja
- DSL (Digital Subscriber Line): Menggunakan kabel telepon tembaga yang ada untuk mentransmisikan data.
- Kabel Serat Optik: Menggunakan serat kaca atau plastik yang mengirimkan data dalam bentuk cahaya, yang memungkinkan kecepatan lebih tinggi dan kapasitas data yang lebih besar dibandingkan dengan kabel tembaga.
Internet Satelit
Baca Juga: Sebelum Beralih ke Starlink, Yuk Simak Kelebihan dan Kekurangannya yang Banyak Orang Tidak Tahu
Internet satelit, di sisi lain, menggunakan satelit yang mengorbit bumi untuk menyediakan akses internet. Sinyal dikirim dari satelit ke parabola yang dipasang di rumah atau bisnis pengguna.
Cara Kerja:
- Satelit Geostasioner: Mengorbit bumi pada ketinggian sekitar 35,786 km di atas khatulistiwa, memungkinkan cakupan area yang luas.
- Satelit LEO (Low Earth Orbit): Mengorbit lebih dekat ke bumi, biasanya antara 500 km hingga 2,000 km, yang dapat mengurangi latensi namun membutuhkan lebih banyak satelit untuk cakupan yang luas.
Kecepatan dan Kinerja
Kecepatan Internet Kabel
Internet kabel, khususnya yang menggunakan serat optik, dikenal memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan stabil.
Kecepatan download dan upload bisa mencapai hingga beberapa gigabit per detik (Gbps) tergantung pada paket layanan dan teknologi yang digunakan. Serat optik juga kurang rentan terhadap gangguan lingkungan dibandingkan kabel tembaga.
Kecepatan Internet Satelit
Kecepatan internet satelit bervariasi tergantung pada penyedia layanan dan teknologi satelit yang digunakan.
Baca Juga: Starlink Milik SpaceX Bakal Jadi Provider di Indonesia, Ini Kelebihan Dan Kekurangannya
Satelit LEO seperti yang digunakan oleh layanan baru seperti Starlink dapat menawarkan kecepatan yang cukup tinggi, hingga 100-200 Mbps. Namun, satelit geostasioner umumnya memiliki kecepatan yang lebih rendah dan latensi yang lebih tinggi karena jarak yang lebih jauh ke bumi.
Kelebihan dan kekurangan
Internet Kabel
Kelebihan:
- Kecepatan tinggi, terutama dengan serat optik
- Latensi rendah
- Biaya yang lebih rendah untuk kecepatan tinggi
- Sangat andal di daerah perkotaan
Kekurangan:
- Ketersediaan terbatas di daerah pedesaan atau terpencil
- Instalasi bisa mahal di daerah baru atau terpencil
Internet Satelit
Kelebihan:
- Tersedia hampir di mana saja
- Solusi ideal untuk daerah terpencil
- Kecepatan dan latensi semakin membaik dengan teknologi baru (satelit LEO)
Kekurangan:
- Biaya perangkat keras dan bulanan lebih tinggi
- Latensi lebih tinggi dibandingkan internet kabel
- Rentan terhadap gangguan cuaca
Untuk pengguna di daerah perkotaan dengan akses ke serat optik, internet kabel mungkin menjadi pilihan yang lebih baik karena kecepatan, latensi rendah, dan biaya yang lebih terjangkau.
Namun, bagi mereka yang berada di daerah terpencil, internet satelit bisa menjadi satu-satunya pilihan yang layak untuk mendapatkan akses internet yang andal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





