Tekno

Foto dari Kamera HP Buram? Cek Bagian Ini Sebelum Membeli HP Baru

Yusuf Tirtayasa | 23 September 2026, 10:20 WIB
Foto dari Kamera HP Buram? Cek Bagian Ini Sebelum Membeli HP Baru

AKURAT.CO Kamera HP yang tiba-tiba menghasilkan foto buram tidak selalu menandakan kerusakan sensor. Hasil gambar dapat dipengaruhi oleh lensa yang kotor, pelindung kamera yang tergores, tangan yang bergerak, pencahayaan rendah, atau objek yang terlalu dekat.

Kesalahan dalam memilih mode kamera juga bisa membuat foto terlihat kurang tajam. Karena itu, pengguna sebaiknya memeriksa beberapa bagian terlebih dahulu sebelum menyimpulkan bahwa kamera HP rusak.

Bersihkan Lensa dan Periksa Pelindung Kamera

Lensa kamera yang terkena sidik jari, minyak, debu, atau embun dapat membuat foto terlihat berkabut. Matikan layar kamera, lalu bersihkan bagian lensa menggunakan kain mikrofiber yang lembut dan kering.

Jangan menggunakan benda kasar atau cairan pembersih secara langsung pada kamera. Jika HP memakai pelindung lensa tambahan, periksa apakah aksesori tersebut retak, tergores, atau dipasang tidak tepat.

Coba ambil foto setelah lensa dibersihkan. Bandingkan hasilnya menggunakan kamera utama dan kamera depan untuk mengetahui apakah masalah hanya terjadi pada salah satu kamera.

Jika foto tetap buram, periksa apakah terdapat embun di bagian dalam kamera. Kondisi tersebut bisa membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut karena tidak cukup diatasi dengan membersihkan permukaan luar.

Atur Fokus dan Gunakan Pencahayaan yang Cukup

Kamera HP dapat menghasilkan foto buram ketika objek terlalu dekat dengan lensa. Coba mundurkan posisi HP beberapa sentimeter, kemudian ketuk objek pada layar untuk mengunci fokus.

Hindari menggoyangkan tangan ketika menekan tombol rana, terutama saat memotret di ruangan gelap. Pencahayaan yang rendah biasanya membuat kamera menggunakan waktu pemotretan lebih lama sehingga gerakan kecil dapat menghasilkan gambar kabur.

Jika tersedia, gunakan mode malam ketika memotret dalam kondisi minim cahaya. Letakkan HP pada posisi stabil dan jangan langsung menggerakkannya setelah tombol rana ditekan.

Periksa juga apakah kamera sedang menggunakan mode makro, potret, atau zoom digital. Mode tertentu dapat menghasilkan gambar kurang tajam apabila digunakan pada objek atau jarak yang tidak sesuai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.