Fenomena HP Rp1 Jutaan yang Makin Sulit Dicari

AKURAT.CO Dulu, smartphone baru dengan harga Rp1 jutaan mudah ditemukan di berbagai merek dan model. Kini, pilihan perangkat di segmen tersebut semakin terbatas, sementara harga smartphone baru terus bergerak naik.
Perubahan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terlihat di berbagai pasar global. Dikutip dari Reuters, Selasa (23/6/2026), produsen mulai mengurangi fokus pada ponsel berharga sangat murah karena biaya produksi yang terus meningkat.
Kenaikan harga komponen menjadi salah satu faktor yang membuat HP murah semakin sulit ditemukan. Harga memori, chipset dan komponen lainnya terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi tersebut membuat biaya produksi smartphone ikut naik. Akibatnya, produsen kesulitan menjual ponsel murah dengan keuntungan yang memadai.
Menurut Counterpoint Research, sebagian smartphone berharga di bawah US$150 (sekitar Rp2,6 jutaan) berisiko menghilang dari pasar. Tekanan biaya menjadi salah satu alasan utama di balik tren tersebut.
Di saat yang sama, konsumen kini menginginkan spesifikasi yang lebih tinggi. Produsen pun harus menyediakan fitur yang lebih lengkap pada perangkat baru.
Tren pasar smartphone saat ini juga bergeser ke segmen menengah dan premium. Perangkat dengan kamera lebih baik, layar berkualitas tinggi, serta fitur kecerdasan buatan (AI) semakin diminati.
Perubahan tersebut membuat harga masuk smartphone baru perlahan meningkat. Jika dulu banyak pilihan di kisaran Rp1 jutaan, kini mayoritas model baru hadir dengan harga yang lebih tinggi.
Dikutip dari TechRadar, pilihan smartphone murah kini semakin terbatas. Akibatnya, sebagian konsumen memilih memakai ponsel lama lebih lama atau beralih ke perangkat bekas dan rekondisi.
Meski begitu, segmen entry-level belum sepenuhnya hilang. Produsen masih membutuhkan perangkat terjangkau untuk menjangkau pengguna baru, hanya saja definisi 'HP murah' saat ini mulai bergeser dibanding beberapa tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tips Memilih Kualitas dan Format Video YouTube Sesuai Kebutuhan
- 2Cara Bayar Pajak Kendaraan Online lewat SIGNAL
- 3Vivo X Fold 6 Resmi Masuk Pasar Global dengan Kamera 200 MP
- 4Google Perketat Sideloading Android di Indonesia dan Tiga Negara Lainnya
- 5Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Pemantauan Risiko Kesehatan
- 6Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Selidiki Dugaan Jual Beli Data Pribadi
- 7Apple Mail di Mac Berpotensi Berhenti Sinkronisasi Microsoft 365 Mulai Oktober 2026
- 8Trump Ubah Sebutan AI Jadi Super Intelligence Lewat Perintah Eksekutif
- 9Bos Ford Ingatkan AS soal Persaingan Mobil China
- 10ChatGPT Hadirkan Fitur Coba Pakaian Secara Virtual, Begini Caranya









