Xiaomi Skynomad Catat 70.000 Pesanan di Tengah Penyusutan Pasar Range Extender China

AKURAT.CO Xiaomi Skynomad mencatat lebih dari 70.000 pesanan selama periode 7 September hingga 7 Oktober 2026. Kendaraan yang mulai dikirimkan pada September tersebut hadir ketika pasar mobil dengan teknologi range extender di China menghadapi penyusutan.
Seri Skynomad terdiri dari empat varian, yakni N70 Pro, N70 Max, N90 Max dan N90 Max Explorer Edition. Dikutip dari CarNewsChina, Sabtu (10/10/2026), jumlah pesanannya masih belum menyamai pencapaian SUV Xiaomi YU7.
Teknologi range extender menggunakan mesin pembakaran internal untuk menghasilkan listrik yang menyuplai motor listrik atau mengisi baterai. Berbeda dengan mobil listrik murni, teknologi ini menggabungkan penggerak listrik dengan mesin yang berfungsi memperpanjang jarak tempuh.
Xiaomi Skynomad N70 memiliki panjang 4.960 mm, lebar 1.998 mm dan tinggi 1.785 mm. Model tersebut memiliki jarak sumbu roda 2.950 mm.
Baca Juga: Xiaomi Skynomad N70 Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Listrik Tembus 505 Km
Sementara itu, N90 Max memiliki panjang 5.285 mm, lebar 1.998 mm dan tinggi 1.825 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.080 mm, lebih panjang dibandingkan N70.
Di China, N70 Pro dengan penggerak roda depan dan konfigurasi lima penumpang dibanderol 209.900 yuan (sekitar Rp560 jutaan). N70 Max dengan penggerak semua roda memiliki harga 239.900 yuan (sekitar Rp640 jutaan).
Untuk varian N90 Max, harga yang ditetapkan mencapai 269.900 yuan (sekitar Rp720 jutaan) dengan konfigurasi lima penumpang. Adapun N90 Max Explorer Edition dibanderol 299.900 yuan (sekitar Rp800 jutaan) dengan konfigurasi tujuh penumpang.
CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebut Skynomad menyumbang lebih dari 10.000 unit pengiriman pada September 2026. Pada bulan yang sama, total pengiriman kendaraan Xiaomi Auto melampaui 40.000 unit.
Periode pemesanan awal Skynomad berlangsung hingga 7 Oktober 2026, bersamaan dengan berakhirnya penawaran insentif peluncuran. Data pesanan tersebut belum menggambarkan perkembangan permintaan setelah periode promosi selesai.
Penyusutan pasar range extender menjadi salah satu tantangan bagi segmen kendaraan tersebut di China. Perkembangan penjualan Skynomad selanjutnya dapat memberikan gambaran mengenai permintaan konsumen terhadap mobil dengan teknologi penggerak ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra, Mana yang Lebih Unggul?
- 2YouTube Festival Indonesia 2026 Soroti Perubahan Konsumsi Konten Digital
- 3Huawei Watch GT 7 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp3 Jutaan
- 4AnyPS5 v0.1 Hadir, Game PS5 Mulai Bisa Dimainkan di PC
- 5Rekomendasi Laptop untuk Kerja 2026, Harga Mulai Rp6 Jutaan
- 6Denza Beri Sinyal Kehadiran Z9 GT di Indonesia
- 7Apple Dikabarkan Luncurkan MacBook Layar Sentuh dan iPad Mini OLED Oktober Ini
- 8Android Punya Fitur Baru, Gemini Kini Bisa Ingat Kamu Menaruh Barang
- 9Lexus RX 2027 Dapat Sentuhan Nurburgring, Sasis Dibuat Lebih Dinamis
- 10Apple dan LG Dikabarkan Siapkan Smart Lock hingga Bel Pintu Pintar




