Tekno

Google Perketat Sideloading Android di Indonesia dan Tiga Negara Lainnya

Winna Wandayani | 2 Oktober 2026, 22:38 WIB
Google Perketat Sideloading Android di Indonesia dan Tiga Negara Lainnya
Google Perketat Sideloading Android di Indonesia dan Tiga Negara Lainnya (Developer.android.com)

AKURAT.CO Google mulai menerapkan aturan baru untuk pemasangan aplikasi di luar toko resmi Android. Kebijakan ini berlaku di Indonesia, Brasil, Thailand dan Singapura.

Aturan tersebut berlaku untuk perangkat yang menjalankan Android 7 atau versi lebih baru. Pengguna harus melewati beberapa tahapan sebelum bisa memasang aplikasi dari pengembang yang belum terdaftar.

Pengguna perlu mengaktifkan opsi khusus melalui Developer Options terlebih dahulu. Setelah itu, pengguna harus melakukan autentikasi dan memulai ulang perangkat.

Proses tersebut belum langsung memberikan akses untuk melakukan sideloading aplikasi. Pengguna harus menunggu selama 24 jam sebelum dapat memasang aplikasi dari sumber yang belum terdaftar.

Setelah masa tunggu selesai, pengguna bisa menentukan durasi akses sideloading. Pilihannya tersedia selama tujuh hari atau tanpa batas waktu.

Google mengatakan perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan pengguna Android. Proses tambahan diharapkan dapat mengurangi risiko pengguna memasang aplikasi berbahaya akibat bujukan penipu.

Sejumlah toko aplikasi tetap masuk dalam daftar toko yang diakui untuk saat ini. Daftar tersebut mencakup Google Play, Samsung Galaxy Store, Honor App Market, Oppo App Market, Xiaomi GetApps, vivo V-Appstore dan Transsion Palm Store.

Penerapan aturan baru ini mendapat respons beragam dari pengguna Android. Sebagian menilai proses sideloading menjadi lebih rumit dibandingkan sebelumnya.

Perubahan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran mengenai kebebasan pengguna memasang aplikasi dari berbagai sumber. Ada pengguna yang melihat aturan ini sebagai langkah menuju ekosistem Android yang lebih tertutup.

Untuk saat ini, sistem baru tersebut baru diterapkan di Indonesia, Brasil, Thailand dan Singapura. Google menyebut perubahan serupa akan mulai diterapkan di pasar lain secara bertahap, sebagaimana dikutip dari Android Developers, Jumat (2/10/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.