Tekno

OpenAI Uji Chip AI Kustom, Diklaim Lebih Unggul dari Nvidia

Winna Wandayani | 28 Agustus 2026, 21:49 WIB
OpenAI Uji Chip AI Kustom, Diklaim Lebih Unggul dari Nvidia
OpenAI Jalapeno (Openai.com)

AKURAT.CO OpenAI menguji chip kecerdasan buatan (AI) kustom pertamanya, Jalapeno, yang diklaim mengungguli sistem Nvidia dalam beberapa tes inferensi. Hal ini menjadi bagian dari upaya OpenAI membangun infrastruktur komputasi sendiri.

Jalapeno dirancang untuk menjalankan inferensi model AI, bukan melatihnya dari awal. Chip ini dikembangkan OpenAI bersama Broadcom untuk membangun sistem AI yang lebih terintegrasi.

Dalam benchmark InferenceX, Jalapeno mencatat efisiensi daya lebih tinggi dibanding beberapa sistem komersial. Chip ini juga memiliki latensi token lebih rendah sehingga dapat menghasilkan respons lebih cepat.

Pengujian dilakukan menggunakan beberapa model AI, termasuk GPT-OSS 120B, DeepSeek R1, serta Kimi K2.5. Hasilnya menunjukkan performa Jalapeno tidak terbatas pada satu model.

Dalam pengujian tertentu, Jalapeno menghasilkan 1,5 hingga 1,9 kali lebih banyak pekerjaan AI per kilowatt dibanding sistem Nvidia. Latensinya juga 1,7 hingga 3,6 kali lebih rendah.

"Jalapeno dapat melayani lebih banyak pekerjaan AI per unit daya sambil juga mengembalikan respons dengan lebih cepat," tulis OpenAI dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (27/8/2026).

OpenAI mengembangkan Jalapeno sebagai bagian dari strategi untuk menguasai lebih banyak komponen teknologi AI. Perusahaan juga menggunakan chip dari Nvidia, AMD, AWS dan Cerebras, serta mengembangkan chip sendiri bersama Broadcom.

Meski memiliki chip sendiri, OpenAI belum meninggalkan Nvidia. Perusahaan masih memakai GPU Nvidia dan menjalin kerja sama untuk membangun infrastruktur AI.

Nvidia tetap memiliki keunggulan lewat ekosistem hardware dan software yang luas. Platform CUDA menjadi salah satu fondasi penting untuk pengembangan AI di pusat data.

BMO Capital juga masih menilai Nvidia sebagai pemimpin sistem AI terintegrasi. Analis memberikan rekomendasi Outperform dengan target harga US$340 atau sekitar Rp6 jutaan.

Persaingan chip AI tidak hanya soal performa. Efisiensi daya, latensi, biaya, software dan ketersediaan chip juga menjadi faktor penting.

Bagi OpenAI, Jalapeno dapat mengurangi ketergantungan pada pemasok chip. Namun, posisi Nvidia masih kuat berkat ekosistem matang dan tingginya permintaan AI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.