Terobosan Terbaru Drone Venus Melesat Dekati Kecepatan Suara dengan Teknologi Canggih

Tekno.akurat.co - Drone Venus terbaru, yang dilengkapi dengan mesin teknologi baru, telah berhasil mendekati kecepatan suara dalam pengujian baru-baru ini.
Dalam uji terbang yang dilakukan pada 24 Februari, drone sepanjang 2,4 meter dengan berat 136 kilogram diterbangkan di ketinggian 3.658 meter dengan pesawat Aero L-29 Delfin.
Dilengkapi dengan rotating detonation rocket engine (RDRE) yang mempercepatnya hingga berada di bawah kecepatan suara. Kemudian, mesin roket detonasi berputar atau RDRE ter sebut diaktifkan.
Baca Juga: Panduan Mengatasi Sinyal HP Lemot Waktu Mudik Lebaran 2024
Dalam perjumpaan kita kali ini, sengaja akan mengulas tentang Terobosan Terbaru Drone Ven us Melesat Dekati Kecepatan Suara dengan Teknologi Canggih.
Drone tersebut terbang 16 km dengan kecepatan Mach 0,9, lebih dari 680 mil atau 1.094 kilometer per jam.
Menggunakan 80 persen daya dorong RDRE yang tersedia. Untuk diketahui kecepatan suara adalah 1.234 kilometer per jam.
Uji terbang yang sukses ini meningkatkan peluang penerbangan supersonik yang layak secara komersial.
Baca Juga: Telkomsel Resmi Rilis eSIM, Ternyata Pengguna Bebas Pilih Nomor Sendiri
Salah satu tujuan jangka panjang Venus Aerospace adalah mengembangkan pesawat super sonik komersial yang dapat melaju dengan kecepatan Mach 9 (lebih dari 11.000 km/jam).
Sebagai perbandingan, pesawat Concorde dapat terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 2 (sedikit di bawah 2.500 km/jam).
Sedangkan prototipe Lockheed SR-72 yang sedang dikembangkan, diperkirakan akan bisa terbang dengan kecepatan lebih besar dari Mach 6 (kira-kira 7.400 km/jam).
Misalkan, sebuah kendaraan yang terbang dengan kecepatan Mach 9 dapat melakukan perjala nan dari London, Inggris ke San Francisco, Amerika Serikat yang normalnya 10-11 jam, bisa di tempuh hanya dalam waktu satu jam.
Baca Juga: Sensasi Jam tangan Patek Philippe vs Rolex, Kualitas Berkelas Atas
Sama seperti Concorde yang berisik saat lepas landas, ledakan RDRE yang terus-menerus akan membuat pesawat apa pun yang dilengkapi dengan RDRE menjadi bersuara sangat keras.
Dan tidak seperti mesin jet konvensional yang menawarkan akselerasi yang jauh lebih halus.
Siklus akselerasi yang cepat dan berulang akibat ledakan yang terus menerus juga dapat me nyebabkan peningkatan stres dan kelelahan pada mesin dan struktur pendukungnya.
Karena RDRE dapat digunakan untuk keperluan militer, Venus Aerospace juga bekerja sama dengan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) NASA.
Untuk sekarang ini, Venus berencana melakukan uji penerbangan lebih lanjut menggunakan drone.
Baca Juga: Waspada, Tanda-tanda Laptop atau HP Mau Meledak
Salah satu uji coba yang sedang dipertimbangkan oleh para insinyur penerbangan adalah dengan memasang RDRE saat ini pada drone yang lebih besar.
Dan mampu mencapai penerbangan hipersonik atau setara lima kali lebih cepat dari kecepat an suara (6.200 km/jam).
Demikian yang dapat kami bahas mengulas tentang Terobosan Terbaru Drone Venus Melesat Dekati Kecepatan Suara dengan Teknologi Canggih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra, Mana yang Lebih Unggul?
- 2Galaxy S27 Ultra Bocor, Samsung Siapkan Empat Warna Baru?
- 3YouTube Festival Indonesia 2026 Soroti Perubahan Konsumsi Konten Digital
- 4Pemerintah Siapkan Panduan AI untuk Sektor Kesehatan hingga Keuangan
- 5Realme P4s Lite Resmi Meluncur dengan Layar 120Hz dan Baterai 7.000 mAh
- 6Huawei Watch GT 7 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp3 Jutaan
- 7Elon Musk Dilibatkan Pentagon untuk Tentukan Teknologi Perang Masa Depan AS
- 8Instagram Bikin Fitur Khusus Sekolah, Ada Banner, Stories hingga Klub Siswa
- 9Begini Cara Menghentikan WhatsApp Menyimpan Foto Otomatis ke Galeri
- 10Pertamina Dex vs Dexlite, Apa Bedanya dan Cocok untuk Mobil Apa?








