Tekno

Waspada! Jelang Penjualan iPhone 18, Kaspersky Temukan Situs Penipuan

Winna Wandayani | 27 September 2026, 16:55 WIB
Waspada! Jelang Penjualan iPhone 18, Kaspersky Temukan Situs Penipuan
iPhone 18 (Apple.com)

AKURAT.CO Menjelang penjualan iPhone 18, penjahat siber mulai memanfaatkan antusiasme calon pembeli melalui situs web palsu. Kaspersky menemukan sejumlah situs yang menawarkan perangkat tersebut dengan harga dan skema pembelian fiktif.

Situs penipuan itu ditemukan dalam beberapa bahasa, termasuk Inggris, Arab dan Portugis. Salah satunya menawarkan iPhone 18 dengan diskon hingga 25 persen dan menyediakan Bitcoin sebagai salah satu metode pembayaran.

"Kami sangat menyarankan pengguna untuk ekstra hati-hati saat memilih tempat berbelanja dan hanya melakukan pembelian melalui pengecer resmi serta terpercaya," ujar Olga Altukhova selaku Senior Web Content Analyst di Kaspersky, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (25/9/2026).

Situs lain menyasar pengguna di Brasil dengan menawarkan pre-order iPhone 18 Pro dalam berbagai pilihan warna dan kapasitas penyimpanan. Situs tersebut juga menjanjikan pembayaran bertahap serta pengembalian dana jika pesanan dibatalkan.

Untuk melanjutkan transaksi, pengguna diminta memasukkan berbagai informasi pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal dan kontak WhatsApp. Korban kemudian diarahkan memberikan informasi kartu bank yang berisiko disalahgunakan untuk pencurian data maupun dana.

Kaspersky mengingatkan pengguna untuk memperhatikan beberapa hal berikut saat membeli perangkat secara online:

- Membeli produk melalui toko resmi dan memiliki reputasi baik.

- Memeriksa alamat URL dan ejaan nama organisasi sebelum memasukkan data pribadi.

- Menggunakan kartu virtual atau metode pembayaran khusus untuk transaksi online.

- Menggunakan solusi keamanan yang mampu mendeteksi dan memblokir tautan phishing.

- Mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun ID dan aplikasi keuangan.

- Memantau transaksi secara berkala untuk menemukan aktivitas yang tidak dikenal.

Penawaran dengan harga terlalu murah atau pilihan produk yang berbeda dari informasi resmi perusahaan juga perlu diwaspadai. Pengguna sebaiknya memastikan informasi penjualan melalui kanal resmi sebelum melakukan pembayaran atau memberikan data pribadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.