Emulator Yuzu Resmi Tutup Setelah Dituntut oleh Pihak Nintendo

Tekno.akurat.co - Emulator Yuzu ditutup menjadi salah satu berita atau topik yang sangat banyak dibicarakan, setidaknya untuk saat ini. Yuzu sendiri adalah sebuah emulator yang bisa menjalankan game Nitendo diluar dari consolenya, dan ini memang merugikan bagi mereka.
Nitendo Switch termasuk ke dalam salah satu console yang sangat banyak diminati. Namun tidak semua orang bisa membelinya, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, dan sebagian besar penyebabnya memang berasal dari harganya. Dan gamenya juga perlu dibeli agar bisa dimainkan.
Yang mana hal seperti ini termasuk ke dalam hal yang cukup umum. Namun dengan dikembangkannya emulator seperti Yuzu, kalian tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun, hal ini disebabkan oleh fungsinya. Kalian hanya butuh komputer dengan spesifkasi yang ditentukan.
Jika spesifikasi sudah memenuhi syarat, sisanya hanya perlu mendownload game yang bersangkutan, dan kalian bisa memainkan game Nitendo Switch secara gratis, tanpa harus membeli console dan gamenya. Memang cukup menarik bukan? Namun ini merugikan developer.
Karena jika berbicara mengenai harga, orang-orang tentu saja lebih memilih menggunakan sebuah emulator. Sehingga penjualan game, dan consolenya sendiri akan menurun. Karena sebagian besar orang lebih memilih untuk menggunakan sebuah emulator yang harganya gratis.
Belum lama ini, Nitendo Switch melayangkan tuntutan kepada emulator Yuzu yang membuat beritanya menjadi viral. Karena dari tahun 2018 selama emulatornya dikembangkan, baru pada 2024 secara resmi Nitendo melakukan tuntutan kepada mereka, atau lebih tepatnya devoloper.
Baca Juga: Aethersx2 Apk Versi Terbaru 2024 Download Emulator PS 2 For Android Ukuran Ringan
Alasan Emulator Yuzu Ditutup
Emulator Yuzu ditutup bukan hanya sifatnya yang merugikan pihak Nitendo, namun ada masalah fatal yang berhubungan dengan Piracy. Piracy sendiri adalah kegiatan menyebarluaskan sebuah game, setidaknya untuk kasus ini, dan tidak memiliki izin sama sekali dari developernya resminya.
Untuk kasusnya sendiri cukup parah, karena ada oknum yang menyebarkan game The Legend of Zelda: Tears of The Kingdom padahal di console resmi mereka, yaitu Nitendo Switch belum rilis sama sekali. Dan ini sangat merugikan bagi pihak Nitendo dan akhirnya mereka pun melayangkan tuntutan.
Developer Yuju bersama dengan teamnya terpaksa harus menutup emulator mereka, beserta website, dan platform lainnya. Dan ini efektif pada 4 Maret 2024 lalu. Sehingga, bagi kalian yang ingin mendownload emulatornya tidak akan bisa melakukan hal tersebut sama sekali pada saat ini.
Emulator Yuzu bersama dengan teamnya kemudian dikenakan biaya 2.4 Million USD untuk menutup kasus ini. Dan karena tuntutan juga, mereka harus menutup segala kegiatan yang berhubungan dengan Yuzu, sehingga software atau layanannya tidak bisa digunakan lagi.
Mengenal Emulator Yuzu yang Sekarang Sudah Ditutup
Yuzu adalah salah satu emulator yang bisa menjalankan game Nitendo Switch tanpa ada masalah apapun. Emulator yang mereka buat gratis untuk digunakan, artinya kalian bisa memakainya selama komputernya memadai, dan memiliki file gamenya yang bisa di download di internet.
Emulator Yuzu sendiri dikembangkan sekitar tahun 2017 atau 2018 dan terus dikembangkan sampai 4 Maret 2024. Dan ini disebabkan oleh layanannya yang diutup secara paksa karena dituntut oleh pihak Nitendo. Dan penggunaanya pun masuk ke dalam ketagori ilegal.
Selama beroperasi Yuzu sendiri tidak mengalami banyak masalah dalam menjalankan gamenya. Karena emulatornya sendiri bisa menjalankan beberapa game seperti Pokemon Legend Arceus tanpa masalah sedikitpun. Dan ada sebagian game besar lainnya juga.
Pada 4 Maret 2024, Emulator Yuzu resmi Ditutup. Dan semua kegiatan yang berhubungan dengan emulatornya juga mendapatkan penutupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






