Tekno

Apa Itu Serangan DDoS, yang Membuat Lumpuh Server Internet dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Ananda Hartono | 15 Februari 2024, 20:51 WIB
Apa Itu Serangan DDoS, yang Membuat Lumpuh Server Internet dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Tekno.akurat.co-Dibalik maraknya pengetahuan tekhnologi yang semakin canggih ada banyak oknum yang memanfaatkan hal tersebut untuk meraup keuntungan pribadi.

Banyak dari mereka yang mengakses berbagai hal melalui server internet terkadang dilumpuhkan oleh serangan siber yang dilakukan oleh para hacker. Serangan yang satu ini harus benar benar diwaspadai karena dari tahun ke tahun sangat meningkat.

Inilah mengapa pengguna internet harus waspada karena dampaknya akan melumpuhkan server secara total. Lantas apa sih DDoS itu sendiri?

Jika kalian penasaran dan ingin tahu mengenai DDoS maka bisa langsung simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Baca Juga: Cara Install NET Framework 3.5 Dengan Mudah dan Cepat, Berikut Panduan Lengkapnya

Tentang Serangan DDoS

DDoS merupakan kependekan dari Distributed Denial of Service, yang mana ini merupakan jenis serangan yang membuat lalu lintas internet tidak bisa digunakan alias lumpuh total.

Bukan hanya melumpuhkan server saja tetapi juga sistem sekaligus jaringan internet yang digunakan oleh user. 

Cara kerja dari serangan siber ini adalah mengirimkan banyak permintaan transaksi data besar secara terus menerus. Sehingga semakin besar transaksi data dilakukan maka semakin besar juga dampak dari kelumpuhan lalu lintas pada jaringan.

Ciri Ciri Website Terkena DDoS

Untuk memastikan bahwa website kalian aman dari DDoS maka bisa pastikan dengan mengetahui ciri ciri dari website yang terkena serangan DDoS.

Baca Juga: Apa Itu Software dan Bagaimana Ciri-Ciri Software Yang Berkualitas Untuk Komputer dan Laptop Agar Aman di Gunakan

1. Kinerja Website Menurun

Ciri yang pertama apabila website terkena serangan DDoS maka bisa ditandai dengan penurunan kinerja website secara drastis, seperti lambat ataupun tidak dapat diakses sama sekali.

2. Gagal Mengakses Website

Apabila pengguna secara tiba tiba tidak bisa mengakses web atau membutuhkan waktu lama maka hal tersebut perlu diwaspadai, sebab bisa jadi hal tersebut salah satu tanda bahwa situs web tersebut terkena DDoS.

3. Lalu Lintas Jaringan Meningkat Drastis

Serangan DDoS biasanya ditandai dengan adanya lalu lintas jaringan meningkat secara tiba tiba. Padahal sebelumnya permintaan belum pernah sedrastis sekarang, hal tersebut juga bisa ditandai adanya serangan DDoS.

Cara Mengatasi Serangan DDoS

Jika kalian sudah mengetahui seberapa bahaya serangan siber jenis DDoS ini untuk server dan juga jaringan internet.

Baca Juga: Pengertian Software dan Memahami Fungsi, Jenis, Serta Spesifikasinya

Maka perlu untuk dilakukan penanggulangan atau cara mengatasi apabila tiba tiba ada serangan siber, berikut ini cara untuk mencegah serangan DDoS yang dapat melumpuhkan server dan juga jaringan:

1. Update Sistem Secara Berkala

Apabila pengguna sering melakukan pembaruan pada sistem maka dapat dipastikan kecil kemungkinannya terkena serangan siber karena sistem baru tentu sangat kuat untuk dilumpuhkan.

2. Menggunakan Proteksi Berlapis

Berikutnya kalian bisa menggunakan proteksi berlapis ada server agar tidak mudah ditembus oleh serangan siber, dengan begitu kalian akan memiliki layer pertahanan yang tidak diragukan lagi.

3. Menggunakan Cloud Server

Dengan menggunakan layanan berkualitas tentu akan memberikan keamanan yang lebih tinggi, ketimbang dengan orang orang yang tidak menggunaknnya.

Dengan menggunakan layanan cloud server pada web kalian, dijamin akan memberikan keamanan dari berbagai serangan.

4. Cara Lainnya

  • Memantau aktifitas jaringan
  • Mengurangi lalu lintas yang masuk ke server
  • Menggunakan layanan keamanan siber yang tepat

Demikianlah penjelasan mengenai serangan DDoS yang kapan saja bisa menyerang server dan juga jaringan internet user dengan begitu cepat. Kalian tinggal pelajari bagaimana cara untuk mengantisipasinya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.