Tekno

Smart Ring Mulai Populer, Apakah Bisa Menggantikan Smartwatch?

Winna Wandayani | 31 Agustus 2026, 22:35 WIB
Smart Ring Mulai Populer, Apakah Bisa Menggantikan Smartwatch?
Ilustrasi Smart Ring (Pexels)

AKURAT.CO Smart ring mulai menjadi pilihan baru bagi pengguna yang ingin memantau kesehatan tanpa harus memakai smartwatch. Bentuknya yang ringkas membuat perangkat ini lebih nyaman digunakan sepanjang hari, terutama saat tidur.

Berbeda dari smartwatch, smart ring umumnya tidak memiliki layar dan notifikasi. Perangkat ini lebih berfokus pada pengumpulan data kesehatan seperti detak jantung, kualitas tidur, aktivitas, suhu tubuh dan tingkat stres yang kemudian ditampilkan melalui aplikasi di smartphone.

Smart ring cocok bagi pengguna yang mengutamakan pemantauan kesehatan secara pasif. Pengguna cukup memakainya sepanjang hari, kemudian memeriksa data yang terkumpul melalui aplikasi di smartphone.

Smart Ring vs Smartwatch

Secara umum, kedua perangkat memiliki keunggulan yang berbeda. Smart ring lebih unggul dalam kesederhanaan dan kenyamanan, sedangkan smartwatch menawarkan fungsi yang lebih lengkap.

- Smart ring: lebih ringkas, nyaman untuk tidur dan berfokus pada pemantauan kesehatan.

- Smartwatch: memiliki layar, notifikasi, GPS, fitur olahraga, serta berbagai fungsi tambahan.

- Smart ring: lebih cocok untuk pemantauan pasif sepanjang hari.

- Smartwatch: lebih cocok untuk aktivitas yang membutuhkan informasi secara real-time.

Perbedaan ini membuat smart ring belum bisa sepenuhnya menggantikan smartwatch. Smartwatch masih lebih unggul dari sisi fungsi karena dapat menampilkan informasi secara langsung dan menawarkan fitur yang lebih banyak.

Bagaimana untuk Olahraga?

Smartwatch masih lebih cocok digunakan sebagai perangkat olahraga utama. Pengguna dapat melihat data seperti jarak, kecepatan, detak jantung, hingga informasi latihan secara langsung melalui layar.

Smart ring masih memiliki keterbatasan untuk aktivitas olahraga. Perangkat tanpa GPS bawaan tetap membutuhkan smartphone untuk merekam lokasi, sehingga smartwatch lebih praktis untuk olahraga seperti lari dan bersepeda.

Daya tahan baterai smart ring juga berbeda-beda, tergantung model dan penggunaan. Galaxy Ring bertahan sekitar empat hari, lebih pendek dari klaim Samsung yang mencapai enam hingga tujuh hari, sebagaimana dikutip dari Android Authority, Sabtu (29/8/2026).

Jadi, Perlu Pilih yang Mana?

Smart ring cocok untuk pengguna yang fokus pada pemantauan tidur dan kesehatan tanpa layar. Sementara smartwatch lebih sesuai untuk GPS, notifikasi, aplikasi dan olahraga secara real-time.

Bahkan, keduanya bisa digunakan bersamaan untuk kebutuhan berbeda. Smart ring dapat berfokus pada pemantauan kesehatan dan tidur, sedangkan smartwatch digunakan ketika berolahraga atau membutuhkan akses cepat ke berbagai informasi.

Pada akhirnya, smart ring belum benar-benar menjadi pengganti smartwatch. Keduanya lebih tepat dilihat sebagai wearable dengan fungsi berbeda, sehingga pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan pengguna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.