Tekno

Samsung Pamerkan Layar OLED 300Hz untuk Laptop Gaming

Winna Wandayani | 25 Agustus 2026, 18:10 WIB
Samsung Pamerkan Layar OLED 300Hz untuk Laptop Gaming
Samsung OLED 16 inci (News.samsungdisplay.com)

AKURAT.CO Samsung memperkenalkan layar OLED dengan refresh rate 300Hz di ajang International Meeting on Information Display (IMID) 2026, Busan, Korea Selatan. Panel berukuran 16 inci ini menjadi salah satu teknologi layar yang paling menarik perhatian di stan Samsung.

Dikutip dari situs resmi Samsung Display, Senin (24/8/2026), layar tersebut memiliki resolusi 2,5K dengan rasio 16:9. Samsung belum mengungkap detail mengenai tingkat kecerahan dan kemampuan HDR pada panel tersebut.

Refresh rate 300Hz membuat layar dapat menampilkan hingga 300 gambar setiap detik. Teknologi ini berpotensi digunakan pada laptop gaming kelas atas yang membutuhkan tampilan lebih mulus.

Selain OLED 16 inci, Samsung memamerkan panel QD-OLED berukuran 31,5 inci dengan resolusi 4K. Panel tersebut mendukung refresh rate variabel hingga 360Hz untuk memberikan pengalaman visual yang lebih responsif.

Samsung juga memperkenalkan panel QD-OLED ultrawide berukuran 34 inci. Layar ini memiliki rasio 21:9 dan mendukung refresh rate hingga 360Hz.

Tidak hanya untuk perangkat gaming, Samsung turut memamerkan sejumlah konsep layar futuristis. Salah satunya adalah Humanoid Display 6,9 inci yang dilengkapi teknologi pelacakan mata untuk kebutuhan robot.

Samsung juga menunjukkan konsep AI OLED Pendant yang menggabungkan teknologi OLED dengan perangkat berbasis kecerdasan buatan. Namun, konsep seperti ini kemungkinan masih membutuhkan waktu sebelum digunakan secara luas.

Sementara itu, layar OLED dengan refresh rate tinggi dinilai lebih dekat dengan pasar konsumen. Teknologi tersebut berpotensi menjadi pilihan baru untuk laptop gaming dan monitor kelas premium di masa mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.