Tekno

Google Pixel 11 Bawa Banyak AI, Tapi Apakah Pengguna Benar-Benar Membutuhkannya?

Winna Wandayani | 22 Agustus 2026, 23:10 WIB
Google Pixel 11 Bawa Banyak AI, Tapi Apakah Pengguna Benar-Benar Membutuhkannya?
Google Pixel 11 Pro (Blog.google)

AKURAT.CO Google Pixel 11 hadir dengan sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) untuk membantu berbagai aktivitas pengguna. Namun, banyaknya fitur AI juga memunculkan pertanyaan soal kebutuhan pengguna terhadap teknologi tersebut.

Salah satu kemampuan baru Pixel 11 terletak pada integrasi Gemini. Asisten AI Google ini dapat membantu menjalankan sejumlah aktivitas, seperti memesan kebutuhan sehari-hari, memanggil layanan transportasi, hingga membuat reservasi restoran.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Google mengubah cara orang menggunakan smartphone. Pengguna tidak lagi harus membuka aplikasi satu per satu karena sejumlah tugas dapat dilakukan melalui perintah kepada AI.

Google bahkan melihat AI berpotensi menjadi lebih penting daripada sistem operasi dalam pengalaman menggunakan perangkat. Gemini diharapkan dapat menjadi penghubung utama pengguna dengan berbagai layanan di smartphone.

Apple juga mulai mengambil arah serupa dengan mengembangkan Siri berbasis AI. Hal ini menunjukkan bahwa produsen smartphone besar mulai menempatkan asisten AI sebagai bagian penting dari pengalaman menggunakan perangkat.

Meski penjualan Pixel relatif kecil dibandingkan Apple dan Samsung, smartphone Google tetap memiliki pengaruh terhadap industri. Sejumlah fitur yang diperkenalkan melalui Pixel kemudian menjadi referensi bagi produsen smartphone lainnya.

Pada Pixel 11, Google turut menambahkan kemampuan AI pada kamera. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu pengguna mendapatkan hasil foto lebih baik tanpa harus melakukan banyak pengaturan secara manual.

Fitur AI lainnya digunakan untuk menerjemahkan konten video dan podcast. Pixel 11 dapat secara otomatis menerjemahkan sekaligus melakukan dubbing ke bahasa yang dipilih pengguna, sebagaimana dikutip dari The New York Times, Sabtu (22/8/2026).

Kehadiran berbagai fitur tersebut memperlihatkan bahwa persaingan smartphone mulai bergeser dari spesifikasi perangkat menuju kemampuan AI. Namun, banyaknya fitur belum tentu membuat smartphone lebih berguna jika teknologi tersebut jarang digunakan.

Karena itu, tantangan Google bukan sekadar membuat AI mampu melakukan lebih banyak hal. Pixel 11 perlu membuktikan bahwa teknologi ini benar-benar memudahkan aktivitas pengguna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.