Wearable Makin Banyak, Apa Sebenarnya yang Dicari Pengguna?

AKURAT.CO Wearable kini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari smartwatch, smartband, smart ring, hingga earbuds pintar. Fungsinya pun berkembang dari sekadar aksesori menjadi perangkat pendamping aktivitas sehari-hari.
Wearable kini digunakan untuk memantau kesehatan dan aktivitas olahraga. Perangkat ini juga dapat membantu pengguna melihat notifikasi, mengatur alarm, hingga menjalankan sejumlah fungsi smartphone.
Pilihan wearable di pasaran kini semakin beragam. Dikutip dari Android Authority, Jumat (21/8/2026), pengiriman perangkat wrist-worn global mencapai 139 juta unit pada tiga kuartal pertama 2024, turun sekitar 1 persen secara tahunan.
Smartwatch masih menjadi salah satu jenis wearable dengan fungsi paling lengkap. Perangkat ini biasanya menawarkan layar, sensor kesehatan, GPS, fitur olahraga, serta akses ke berbagai aplikasi.
Bagi sebagian pengguna, smartwatch juga sudah cukup untuk kebutuhan sederhana sehari-hari. Melihat notifikasi, mengatur alarm, memantau aktivitas, hingga mencatat olahraga dapat dilakukan tanpa harus terus mengambil smartphone.
Namun, tidak semua pengguna membutuhkan smartwatch dengan banyak fitur. Sebagian orang justru mencari perangkat yang lebih sederhana dan nyaman digunakan sepanjang hari.
Kebutuhan tersebut membuat smartband dan smart ring memiliki ruang tersendiri di pasar wearable. Keduanya dapat digunakan untuk memantau aktivitas dan kesehatan tanpa harus menawarkan layar serta fitur selengkap smartwatch.
Smart ring menjadi salah satu contoh perubahan tersebut karena mengutamakan pemantauan secara pasif tanpa layar. Perangkat jenis ini dapat memantau sejumlah metrik seperti detak jantung, SpO2, stres, suhu tubuh, serta data tidur.
Bentuknya yang kecil juga membuat smart ring menarik bagi pengguna yang tidak ingin memakai perangkat berlayar di pergelangan tangan. Perangkat ini dapat digunakan untuk memantau sejumlah data kesehatan tanpa terlalu banyak interaksi dengan pengguna.
Tren wearable tanpa layar semakin terlihat pada 2026. Berbagai fitness tracker tanpa layar kini menawarkan pemantauan kesehatan dan kebugaran dengan gangguan minimal.
Di sisi lain, wearable kini mulai membantu pengguna memahami data, bukan sekadar mengumpulkannya. Perusahaan teknologi juga memanfaatkan AI untuk mengolah data kesehatan dan aktivitas.
Dikutip dari TechRadar, perkembangan ini menunjukkan bahwa pengguna sebenarnya tidak selalu mencari wearable dengan spesifikasi paling tinggi. Yang lebih penting adalah apakah fitur yang tersedia benar-benar membantu kebutuhan tanpa membuat perangkat terasa merepotkan.
Smartwatch, smart ring dan smartband kini hadir dengan fungsi yang berbeda. Smartwatch cocok untuk akses informasi langsung, sementara smart ring lebih mengutamakan kenyamanan dan pemantauan pasif.
Pada akhirnya, semakin banyaknya pilihan wearable membuat pertanyaan utama bukan lagi soal perangkat dengan fitur terbanyak. Pengguna justru perlu melihat fitur apa yang benar-benar akan digunakan dan memberikan manfaat dalam aktivitas sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Forza Horizon 6 Hadir di PS5 Januari 2027, Ini Jadwalnya
- 2Apple Dikabarkan Luncurkan MacBook Layar Sentuh dan iPad Mini OLED Oktober Ini
- 3Samsung Galaxy A27 5G Punya Paket Free Fire, Bonus hingga Rp1 Juta
- 4Xiaomi Skynomad Catat 70.000 Pesanan di Tengah Penyusutan Pasar Range Extender China
- 5Google Ungkap Cara Login Tanpa Password, Akun Lebih Sulit Dicuri
- 6Suzuki Swift Modifikasi Mini Coupe Dijual Rp129 Juta di Indonesia
- 7Bocoran HP Oppo Layar Lebar dengan Rasio 16:9
- 8Samsung Galaxy Tab S12 Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasinya
- 9Gmail Menyita Ruang Google Drive? Ini Cara Menemukan Email Berukuran Besar
- 10Layar HP Mati Saat Telepon WhatsApp? Periksa Sensor dan Pelindung Layar









