Google Ungkap Cara Login Tanpa Password, Akun Lebih Sulit Dicuri

AKURAT.CO Pengguna internet kini memiliki cara lain untuk melindungi akun tanpa harus terus mengandalkan kata sandi. Google kembali mengingatkan pengguna tentang passkey, metode login yang memungkinkan seseorang masuk ke akun menggunakan sidik jari, pemindaian wajah, atau PIN perangkat.
Teknologi ini menjadi alternatif bagi kata sandi konvensional yang selama bertahun-tahun menjadi pintu masuk utama ke berbagai layanan digital. Passkey dirancang agar proses login lebih praktis sekaligus membantu mengurangi risiko serangan phishing, yaitu upaya penipuan yang bertujuan mencuri informasi login pengguna.
Dalam artikel yang diterbitkan Google pada 8 Oktober 2026, perusahaan tersebut menjelaskan bahwa passkey dapat digunakan untuk masuk ke aplikasi dan situs dengan cara yang mirip ketika seseorang membuka kunci ponselnya.
Google juga menegaskan bahwa data biometrik seperti sidik jari dan wajah tetap berada di perangkat pengguna, bukan dibagikan kepada Google.
Perkembangan ini penting karena pencurian akun tidak selalu terjadi akibat kata sandi yang lemah. Pengguna juga dapat tertipu oleh situs palsu yang tampilannya menyerupai layanan resmi, kemudian tanpa sadar memasukkan informasi login mereka.
Login Pakai Sidik Jari Tanpa Mengetik Password
Cara kerja passkey berbeda dari sistem kata sandi biasa. Ketika pengguna membuat passkey, perangkat menghasilkan pasangan kunci kriptografi yang digunakan untuk membantu membuktikan identitas saat login.
Salah satu kunci disimpan oleh layanan yang digunakan, sedangkan kunci privat tetap berada dalam sistem penyimpanan aman perangkat atau pengelola kredensial yang mendukungnya. Saat login, perangkat menggunakan kunci privat untuk merespons tantangan autentikasi dari layanan.
Pengguna biasanya cukup melakukan verifikasi melalui sidik jari, pengenalan wajah, atau PIN perangkat. Dengan begitu, mereka tidak perlu mengetik kata sandi setiap kali masuk.
Keunggulan lainnya adalah passkey dirancang agar lebih tahan terhadap phishing. Pada sistem kata sandi biasa, pengguna bisa saja memasukkan kredensial di halaman palsu yang menyerupai situs asli.
Passkey menggunakan mekanisme autentikasi yang terikat pada layanan atau domain yang benar, sehingga tidak bekerja dengan cara yang sama seperti kata sandi yang bisa disalin dan diberikan kepada penipu.
Meski demikian, passkey bukan berarti semua risiko keamanan langsung hilang. Perangkat yang tidak terlindungi, akun pemulihan yang lemah, atau pengguna yang tertipu untuk menyetujui tindakan tertentu tetap dapat menimbulkan masalah keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apple Dikabarkan Luncurkan MacBook Layar Sentuh dan iPad Mini OLED Oktober Ini
- 2Forza Horizon 6 Hadir di PS5 Januari 2027, Ini Jadwalnya
- 3Xiaomi Skynomad Catat 70.000 Pesanan di Tengah Penyusutan Pasar Range Extender China
- 4Suzuki Swift Modifikasi Mini Coupe Dijual Rp129 Juta di Indonesia
- 5Google Ungkap Cara Login Tanpa Password, Akun Lebih Sulit Dicuri
- 6Bocoran HP Oppo Layar Lebar dengan Rasio 16:9
- 7Samsung Galaxy Tab S12 Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasinya
- 8Layar HP Mati Saat Telepon WhatsApp? Periksa Sensor dan Pelindung Layar
- 9Gmail Menyita Ruang Google Drive? Ini Cara Menemukan Email Berukuran Besar
- 10Amazon Bikin Remote Khusus, Bisa Geser Halaman E-book Tanpa Menyentuh Layar









