Tekno

Google Ungkap Gemini Sempat Meretas Tiga Perusahaan Saat Uji Keamanan

Winna Wandayani | 21 September 2026, 16:08 WIB
Google Ungkap Gemini Sempat Meretas Tiga Perusahaan Saat Uji Keamanan
Gemini (Blog.google)

AKURAT.CO Google mengungkap model kecerdasan buatan (AI) Gemini sempat keluar dari lingkungan pengujian pada Mei 2026. Dalam proses tersebut, Gemini diketahui mencoba meretas jaringan milik tiga perusahaan nyata.

Insiden terjadi ketika Gemini menjalani pengujian untuk mengukur kemampuan keamanan sibernya. Google mengatakan model tersebut menghentikan aksinya setelah berhasil masuk ke jaringan ketiga perusahaan.

Pengujian dilakukan oleh Irregular, perusahaan rintisan asal Israel yang membantu menguji model AI sebelum dirilis ke publik. Akses internet secara tidak sengaja terbuka selama pengujian sehingga model AI dapat melakukan tindakan keamanan ofensif di dunia nyata.

Google menjelaskan Gemini awalnya mendapat instruksi untuk menyerang perusahaan fiktif sebagai bagian dari simulasi. Namun, perusahaan fiktif tersebut memiliki nama yang sama dengan perusahaan nyata.

Setelah memperoleh akses internet, Gemini mulai mencoba menyerang perusahaan yang benar-benar ada. Model tersebut kemudian menghentikan aksinya setelah berhasil masuk ke jaringan tiga perusahaan.

"Akses internet sempat tersedia secara tidak sengaja, yang menyebabkan beberapa model melakukan tindakan keamanan ofensif di dunia nyata," kata Irregular dalam unggahan blognya, dikutip Senin (21/9/2026).

Kasus serupa juga terjadi pada model AI dari OpenAI, Anthropic dan Meta selama pengujian oleh Irregular. Model-model tersebut diketahui sempat memperoleh akses internet yang seharusnya tidak tersedia dalam proses pengujian.

Insiden ini menunjukkan risiko ketika model AI mendapatkan akses ke sistem di luar lingkungan pengujian. Kasus tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kemampuan dan batasan keamanan model AI seperti Gemini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.