Tekno

3 Aplikasi Pendeteksi Gempa yang Bisa Dipasang di Ponsel

Winna Wandayani | 27 Agustus 2026, 14:20 WIB
3 Aplikasi Pendeteksi Gempa yang Bisa Dipasang di Ponsel
Ilustrasi Gempa Bumi (Freepik)

AKURAT.CO Gempa bumi masih menjadi salah satu bencana yang perlu diwaspadai masyarakat Indonesia. Aktivitas seismik yang cukup tinggi membuat informasi gempa secara cepat penting diketahui, terutama bagi pengguna yang tinggal di wilayah rawan.

Sepanjang Agustus 2026, sejumlah gempa kuat tercatat terjadi di berbagai daerah. Salah satunya gempa berkekuatan M 7,7 dan M 7,0 di sekitar Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus yang sempat memunculkan potensi tsunami.

Dua hari kemudian, gempa M 5,8 juga mengguncang wilayah Ende, NTT, sebagaimana dikutip dari situs resmi BMKG, Senin (24/8/2026). Rangkaian kejadian tersebut kembali menunjukkan pentingnya akses terhadap informasi gempa yang cepat dan terpercaya.

Selain mengandalkan informasi dari pemerintah, pengguna bisa memasang aplikasi pemantau gempa di smartphone. Berikut beberapa pilihan yang dapat digunakan:

1. Detektor Gempa

Detektor Gempa menjadi salah satu aplikasi yang menawarkan pendekatan berbeda dalam memantau aktivitas seismik. Aplikasi buatan Futura Innovation SRL ini telah diunduh lebih dari 10 juta kali di Google Play Store.

Baca Juga: Android Pulse Muncul di Play Store, Ini Fungsi Aplikasi Google di HP Android

Aplikasi tersebut tidak hanya mengandalkan data dari jaringan sensor seismik profesional. Detektor Gempa juga memanfaatkan akselerometer pada ponsel pengguna untuk mengenali getaran, kemudian menggabungkan data tersebut dari banyak perangkat.

Semakin banyak perangkat yang ikut berpartisipasi di suatu wilayah, sistem dapat memperoleh lebih banyak data mengenai getaran yang terjadi. Aplikasi ini bisa menjadi pilihan tambahan untuk memantau gempa, khususnya dalam skala global.

2. BMKG

Bagi pengguna di Indonesia, aplikasi BMKG merupakan salah satu pilihan utama karena informasinya berasal langsung dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Selain gempa bumi, aplikasi ini menyediakan informasi cuaca dan peringatan dini tsunami.

Informasi gempa yang ditampilkan berasal dari jaringan pemantauan seismik BMKG di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, aplikasi ini lebih relevan untuk pengguna yang membutuhkan informasi mengenai kejadian gempa di dalam negeri.

Aplikasi BMKG tersedia untuk perangkat Android dan iPhone melalui toko aplikasi masing-masing. Pengguna sebaiknya menjadikan platform resmi ini sebagai rujukan utama ketika terjadi gempa.

3. My Earthquake Alerts - Map

My Earthquake Alerts - Map dapat dipilih bagi pengguna yang ingin memantau gempa dengan tampilan berbasis peta. Aplikasi ini memperlihatkan lokasi dan kekuatan gempa di berbagai wilayah dunia melalui peta interaktif.

Pengguna juga dapat mengatur notifikasi berdasarkan kekuatan gempa serta jarak dari lokasi tertentu. Dengan pengaturan tersebut, notifikasi yang diterima bisa lebih sesuai dengan wilayah dan tingkat gempa yang dianggap penting.

Data aplikasi dihimpun dari USGS dan sejumlah lembaga seismologi lainnya. Fitur penyaringan notifikasi membuat aplikasi ini cocok sebagai pendamping untuk memantau aktivitas gempa secara lebih personal.

Ketiga aplikasi tersebut memiliki fungsi yang berbeda. BMKG lebih cocok dijadikan sumber utama untuk informasi gempa di Indonesia, sedangkan My Earthquake Alerts dapat digunakan untuk pemantauan global dengan pengaturan notifikasi yang lebih fleksibel.

Sementara itu, Detektor Gempa memanfaatkan data dari perangkat pengguna untuk mengenali getaran. Namun, informasi BMKG tetap menjadi rujukan utama saat terjadi gempa atau peringatan tsunami.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.