Anthropic Perkuat Integrasi Desain dan Coding AI di Claude

AKURAT.CO Anthropic menghadirkan pembaruan baru pada Claude yang menggabungkan proses desain dan pemrograman dalam satu alur kerja. Hal ini ditujukan untuk mempermudah pengguna mengembangkan produk digital dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari CNET, Kamis (18/6/2026), Claude Code sebelumnya dikenal karena mampu membuat aplikasi, situs web, hingga widget hanya melalui perintah bahasa alami. Fitur tersebut membantu pengguna yang tidak memiliki kemampuan coding mendalam.
Anthropic juga meningkatkan kemampuan Claude Design yang pertama kali diperkenalkan dalam versi beta pada April lalu. Pembaruan terbaru membuat pengelolaan aset visual dan identitas merek menjadi lebih praktis.
Kini perusahaan dapat menunjuk administrator khusus untuk mengelola sistem desain atau brand kit. Seluruh elemen yang digunakan dalam proyek akan diperiksa secara otomatis agar tetap sesuai pedoman merek.
Pengguna juga dapat mengimpor repositori GitHub, file desain dan berbagai dokumen pendukung ke dalam sistem Claude. Dengan cara ini, seluruh aset proyek dapat dikelola dalam satu tempat.
Baca Juga: Microsoft Mulai Hentikan Lisensi Claude Code, Dorong Developer Beralih ke Copilot CLI
Integrasi antara Claude Design dan Claude Code juga semakin diperkuat. Pengguna dapat memanggil aset desain langsung dari terminal coding menggunakan perintah "/design".
Sistem tersebut dapat membuat desain dan kode tetap tersinkronisasi secara otomatis. Perubahan terbaru pada salah satu elemen dapat langsung digunakan tanpa proses tambahan yang rumit.
Di tengah peluncuran fitur baru ini, Anthropic juga menghadapi sejumlah tantangan. Perusahaan baru saja menarik model AI terbarunya setelah muncul permintaan pembatasan akses dari pemerintah Amerika Serikat.
Keputusan itu diambil setelah ditemukan celah yang membuat sistem keamanan model AI dapat dilewati. Anthropic menyebut langkah tersebut diperlukan untuk memenuhi aturan yang berlaku.
Selain itu, perusahaan juga menghadapi gugatan dari sejumlah pelanggan berbayar terkait batas penggunaan layanan. Kasus tersebut menambah daftar tantangan yang sedang dihadapi Anthropic di tengah persaingan industri AI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Apple Dikabarkan Luncurkan MacBook Layar Sentuh dan iPad Mini OLED Oktober Ini
- 2Forza Horizon 6 Hadir di PS5 Januari 2027, Ini Jadwalnya
- 3Xiaomi Skynomad Catat 70.000 Pesanan di Tengah Penyusutan Pasar Range Extender China
- 4Google Ungkap Cara Login Tanpa Password, Akun Lebih Sulit Dicuri
- 5Suzuki Swift Modifikasi Mini Coupe Dijual Rp129 Juta di Indonesia
- 6Samsung Galaxy Tab S12 Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasinya
- 7Bocoran HP Oppo Layar Lebar dengan Rasio 16:9
- 8Gmail Menyita Ruang Google Drive? Ini Cara Menemukan Email Berukuran Besar
- 9Layar HP Mati Saat Telepon WhatsApp? Periksa Sensor dan Pelindung Layar
- 10Amazon Bikin Remote Khusus, Bisa Geser Halaman E-book Tanpa Menyentuh Layar






