Cara Bikin Barcode Untuk Beli Solar dan Pertalite di SPBU Terbaru 2024

Tekno.akurat.co-Sejak kebijakan terbaru diterapkan oleh Pertamina, penggunaan barcode untuk pembelian Solar dan Pertalite di SPBU semakin populer.
Kebijakan ini bertujuan untuk mempermudah proses transaksi serta menghindari penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi.
Bagi kamu yang masih bingung cara membuat barcode untuk beli Solar dan Pertalite, berikut panduan lengkapnya!
Baca Juga: Optimalkan Kinerja Pada HP Android, Tips Mudah Menghapus Aplikasi Bloatware
Cara Membuat Barcode untuk Beli Solar
Dengan 5 langkah yang akan kami share dibawah ini, maka kita bisa dengan mudah bikin barcode untuk beli solar ini.
1. Download Aplikasi MyPertamina
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengunduh aplikasi MyPertamina. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store untuk pengguna Android dan di App Store untuk pengguna iOS. Setelah mengunduh, jangan lupa untuk melakukan registrasi dengan menggunakan nomor ponsel aktif.
2. Registrasi dan Verifikasi Akun
Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi MyPertamina dan lakukan registrasi dengan mengisi data diri lengkap seperti nama, alamat email, dan nomor telepon. Setelah itu, kamu akan menerima kode verifikasi melalui SMS untuk mengaktifkan akun.
3. Masukkan Data Kendaraan
Setelah verifikasi berhasil, langkah selanjutnya adalah memasukkan data kendaraan yang akan digunakan untuk membeli Solar atau Pertalite. Data yang diperlukan meliputi nomor polisi kendaraan, jenis kendaraan, serta jenis bahan bakar yang biasa digunakan.
4. Aktifkan Fitur Pembayaran
Untuk mempermudah transaksi, aktifkan fitur pembayaran di aplikasi MyPertamina. Kamu bisa menambahkan metode pembayaran seperti kartu kredit, kartu debit, atau melalui dompet digital seperti LinkAja.
5. Generate Barcode
Setelah semua data lengkap, kamu bisa langsung membuat barcode untuk pembelian Solar dan Pertalite. Caranya, buka menu 'Pembelian BBM', pilih jenis bahan bakar yang ingin dibeli, kemudian klik 'Generate Barcode'. Barcode ini bisa langsung digunakan di SPBU.
Tidak semua SPBU sudah mendukung sistem ini. Pastikan SPBU yang kamu kunjungi sudah mendukung penggunaan barcode dari aplikasi MyPertamina. Biasanya, SPBU yang mendukung akan memiliki tanda atau banner yang menunjukkan kerjasama dengan MyPertamina.
Setelah tiba di SPBU, arahkan kendaraan ke pompa bensin yang tersedia. Berikan barcode yang telah di-generate kepada petugas SPBU atau langsung scan barcode di mesin pembayaran yang tersedia. Pastikan jaringan internet di ponsel kamu dalam keadaan baik untuk menghindari kendala saat scanning.
Setelah barcode berhasil discan, lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang telah kamu pilih di aplikasi MyPertamina. Petugas SPBU akan membantu proses ini hingga transaksi selesai.
Setelah pembayaran berhasil, petugas SPBU akan mulai mengisi BBM ke kendaraan kamu sesuai dengan jenis dan jumlah yang telah kamu pilih di aplikasi.
Kelebihan Menggunakan Barcode untuk Beli di SPBU
Kemudahan Transaksi
Dengan barcode, transaksi pembelian BBM menjadi lebih cepat dan praktis. Kamu tidak perlu repot-repot membawa uang tunai atau kartu pembayaran, cukup dengan ponsel saja semua bisa dilakukan.
Transaksi Lebih Aman
Sistem barcode ini juga membantu mengurangi risiko penyalahgunaan BBM bersubsidi karena setiap pembelian tercatat secara digital dan lebih terkontrol.
Mendapatkan Promo dan Poin
Pengguna aplikasi MyPertamina seringkali mendapatkan promo dan poin setiap kali melakukan transaksi. Poin ini bisa ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik atau diskon untuk pembelian BBM selanjutnya.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa dengan mudah membuat dan menggunakan barcode untuk membeli Solar dan Pertalite di SPBU. Nikmati kemudahan transaksi dan berbagai keuntungan lainnya dengan aplikasi MyPertamina. Selamat mencoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Rekomendasi Laptop untuk Content Creator, Ini Spesifikasi yang Perlu Diperhatikan
- 2TikTok Makin Mengandalkan AI, Cara Iklan Menjangkau Pengguna Ikut Berubah
- 3Hyundai Tucson Terbaru Hadir dengan Hybrid dan Asisten AI
- 4Harga BBM Pertamina Masih Stabil, Pertamax Rp15.950 per Liter
- 5Samsung Galaxy A18 Resmi Dijual di Indonesia, Berikut Rincian Harganya
- 65 Cara Menghemat Kuota YouTube Tanpa Berhenti Menonton Video
- 7Microsoft Peringatkan AI Agent Bisa Jadi Ancaman Keamanan Perusahaan
- 8Tesla Roadster Terbaru Bisa Berputar di Udara, Produksi Mulai 2028
- 9WhatsApp Bisa Menelepon Orang Tanpa Akun, Begini Caranya
- 10Tips Aman Menggunakan AI untuk Membuat CV Lamaran Kerja






