Peneliti ITS Berhasil Ciptakan Pakan Ikan Olahan Limbah

akurat logo
Ahmad Muhajir
Minggu, 24 Desember 2017 21:11 WIB
Share
 
Peneliti ITS Berhasil Ciptakan Pakan Ikan Olahan Limbah
Ilustrasi penemuan. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Tim peneliti dari Departemen Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang diinisiasi Dr Awik Puji Dyah Nurhayati mengolah limbah ikan menjadi pakan ikan berpotensi tinggi dan bernilai jual ekonomis.

Riset yang dilakukannya bersama Dr rer nat Edwin Setiawan dan Dr Dewi Hidayati itu berpotensi meningkatkan produksi ternak ikan serta mengurangi pencemaran lingkungan.

Dimulai tahun 2012 sebagai program pengabdian masyarakat bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS, tim mampu menyulap limbah ikan pengasapan di daerah Kenjeran, Surabaya menjadi pelet ikan berprotein tinggi.

"Selama ini limbah tangkapan ikan tidak memiliki nilai jual. Jika dibiarkan menumpuk, limbah ini akan menyebabkan pencemaran organik, bau, dan mengurangi nilai estetika lingkungan sekitarnya," kata dia.

Untuk mengatasi masalah itulah, Awik mencoba merekayasa limbah tersebut di Laboratorium Zoologi dan Rekayasa Hewan di Departemen Biologi ITS. Produknya ini kemudian ia sebut Zuper Food Fish (Z-Fosh).

Salah satu mahasiswa anggota penelitian, Bayu Laksono Putra mengungkapkan bahwa limbah ikan yang dibuang ke laut dapat menyebabkan pencemaran dan merusak ekosistem. Bagian-bagian yang biasa dibuang adalah insang, ekor, dan jeroan.

"Padahal itu kan kaya protein dan dapat diolah menjadi pakan ikan bergizi serta bernilai ekonomis," ujarnya.

Dalam penelitian ini, jelas Bayu, tim Z-Fosh juga menggunakan limbah hasil pengasapan ikan, keong sawah, dedak, tepung tapioka, vitamin konsentrat, daun pepaya, dan ragi tempe.

Cara pembuatannya pun cukup mudah. Hanya dengan melumatkan dan mencampur adonan, setelah itu mencetak bentuk pelet. Cetakan tersebut kemudian dikeringkan supaya tahan lama.

Lebih lanjut Bayu memaparkan, limbah ikan harus direbus dan dipisahkan lemaknya, setelah itu dikeringkan dioven. Sementara keong sawah harus dicuci dulu, kemudian dikukus dan dipisahkan dari cangkangnya.

"Ini tujuannya mengurangi zat beracun dan patogen, serta mengontrol kandungan senyawa aflatoksin agar tidak lebih dari 50 ppm," ucap Bayu.

Diungkapkan Bayu, pelet ikan Z-Fosh kini telah diterapkan sebagai pakan ikan lele dumbo. Lele dumbo dikenal memiliki ketahanan tubuh yang lebih kuat dibanding ikan lain. Produk Z-Fosh dijual seharga Rp13 ribu per kilogram. Produk ini jauh lebih murah daripada harga pakan lain di pasaran.

"Sekitar 60-70 persen dana ternak ikan itu digunakan untuk membeli pakan. Pelet Z-Fosh ini dapat digunakan sebagai upaya terobosan untuk penghematan biaya ternak ikan," tutur mahasiswa asal Jember itu.

Selain itu, saat ini tim Departemen Biologi ini sedang fokus pada tahap pengembangan dan perbaikan mutu produk. Ke depannya, pelet ikan ini akan diproduksi dalam skala industri dan dipatenkan.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

Sumber. antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

WALHI: Hari Bumi Momentum Penyelamatan Lingkungan

Senin, 23 April 2018 05:20 WIB

Peringatan hari bumi dinilai seharusnya dapat menjadi momentum memperluas gerakan penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia.


Youbel Sondakh Beberkan Kunci Satria Muda Rebut Gelar Juara

Senin, 23 April 2018 05:05 WIB

Satria Muda memastikan gelar juara IBL musim 2017-2018 usai mengalahkan Pelita Jaya di laga final.


Meski Menang, Marquez Gagal Rebut Puncak Klasemen

Senin, 23 April 2018 04:51 WIB

Andrea Dovizioso merebut puncak klasemen sementara meski hanya finis kelima pada balapan GP Amerika Serikat.


Pemimpin China dan India Bertemu Pekan Ini, Apa Agendanya?

Senin, 23 April 2018 04:41 WIB

Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi akan bertemu di China pekan ini.


Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Bawa ke Simalungan

Senin, 23 April 2018 04:18 WIB

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Kompol Adi Chandra telah dibawa ke Simalungan untuk dikebumikan pihak keluarga.


Dramatis, Napoli Tumbangkan Juventus Lewat Gol di Menit Akhir

Senin, 23 April 2018 04:01 WIB

Napoli berhasil menjaga asa untuk meraih gelar juara setelah mengalahkan Juventus.


250 TMP Bekasi Dukung Pasangan Hasanah di Pilgub Jabar

Senin, 23 April 2018 03:36 WIB

Sebanyak 250 Taruna Merah Putih (TMP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Hasanah.


Demonstran Armenia Tak Terima Pemimpinnya Ditangkap

Senin, 23 April 2018 03:08 WIB

Ribuan demonstran anti-pemerintah berunjuk rasa di ibu kota Armenia, Yerevan, setelah polisi menangkap pemimpin mereka.


Marc Marquez Lanjutkan Dominasi di Amerika Serikat

Senin, 23 April 2018 03:03 WIB

Ini merupakan kemenangan keenam secara beruntun yang diraih The Baby Alien -julukan Marquez- pada GP Amerika Serikat.


Kapolda Papua Barat Siapkan Satbrimob Bantu Pengamanan Pilkada Papua

Senin, 23 April 2018 02:53 WIB

Satuan Brigade Mobil Polda Papua Barat telah menyiapkan personel untuk diperbantukan dalam kegiatan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah.


City Jaga Peluang Pecahkan Rekor Liga Primer Inggris

Senin, 23 April 2018 02:15 WIB

City saat ini hanya berjarak enam angka dari rekor raihan poin terbanyak Liga Primer Inggris .


Bus Terguling di Magetan Tewaskan Tiga Orang

Senin, 23 April 2018 02:13 WIB

Tiga orang korban tewas akibat kecelakaan bus terguling di Magetan.


Tanggapi Pernyataan Ketum PPP, Fadli Zon: Duh Sungguh Dangkal Pemikiran Ini

Senin, 23 April 2018 01:50 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi pernyataan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuzy.


Pria Telanjang Tembak Mati 3 Orang di Restoran AS

Senin, 23 April 2018 01:13 WIB

Seorang pria telanjang yang hanya memakai jaket warna hijau menembak mati tiga orang di restoran Waffle House, Amerika Serikat.


Inilah Susunan Pemain Juventus vs Napoli

Senin, 23 April 2018 01:01 WIB

Laga ini adalah kesempatan terakhir bagi Napoli untuk menjaga asa mereka meraih gelar juara.