Perancis Larang WhatsApp Berbagi Data Pelanggan dengan Facebook

akurat logo
Dian Eko Prasetio
Selasa, 19 Desember 2017 18:59 WIB
Share
 
Perancis Larang WhatsApp Berbagi Data Pelanggan dengan Facebook
WhatsApp. WHATSAPP

AKURAT.CO, Komisi perlindungan data nasional Perancis, Commission Nationale de l'informatique et des Libertés (CNIL) memerintahkan aplikasi perpesanan WhatsApp untuk berhenti berbagi data pengguna dengan perusahaan induk mereka, Facebook.

Bahkan, pemberitahuan yang diumukan dalam situs resmi pemerintahan Perancis ini menjelaskan bahwa mereka memberikan waktu satu bulan kepada WhatsApp untuk mematuhi aturan tersebut.

Peraturan itu muncul setelah WhatsApp menambahkan persyaratan layanan pada tahun ini yang memungkinkan berbagi data dengan Facebook untuk mengembangkan iklan.

Berdasarkan alasan yang diutarakan WhatsApp, CNIL memutuskan bahwa sementara niat WhatsApp untuk memperbaiki sistem keamanan tidak berlaku. Alasan bisnis ini tidak dapat diterima oleh pemerintah Perancis.

Apalagi aplikasi perpesanan yang digunakan oleh hampir seluruh penduduk dunia ini tidak pernah memberi tahu penggunanya bahwa mereka mengumpulkan data untuk mengamati bisnis.

Sebelumnya, Jerman juga sudah memerintahkan Facebook untuk berhenti mengumpulkan data dari pengguna WhatsApp pada bulan September lalu. Sedangkan di Inggris, Facebook telah setuju untuk berhenti mengumpulkan data pengguna WhatsApp pada bulan November tahun lalu.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

DPRD Happy, PAD Jatim 2018 Diprediksi Lampaui Target

Rabu, 25 April 2018 07:45 WIB

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim laporkan bahwa akhir tahun 2017, capaian PKB tercapai 114 persen lebih


Resahkan Warga, Polsek Palmerah Tangkap Polisi Gadungan

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

Warga resah karena ia selalu menenteng senjata api jenis Airsoftgun hitam.


Mencairnya Tensi Ketegangan Geopolitik, Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

AS akan memutuskan pada 12 Mei 2018 mendatang untuk hentikan kesepakatan nuklir dengan Iran ataukah menerapkan sanksi atas Iran


Poster Terbaru Ant-Man and the Wasp Tampil di CinemaCon

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Foto poster tersebut kemudian diunggah melalu Twitter oleh Editor Manajer Fandango.


Icardi Bakal Jadi Pemain dengan Gaji Tertinggi di Italia

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Icardi, di antara naik gaji atau angkat kaki


IHSG Cenderung Melemah Terbatas

Rabu, 25 April 2018 07:16 WIB

IHSG akan bergerak cenderung melemah terbatas menguji support pada perdagangan selanjutnya dengan rentan pergerakan 6.200-6.258


Zidane: Muenchen Semakin Menakutkan Dilatih Heynckes

Rabu, 25 April 2018 07:05 WIB

"Saya tidak berpikir kami favorit juara," ujar Zidane.


Tagih Janji Pro Islam, PA 212 Adakan Pertemuan dengan Jokowi

Rabu, 25 April 2018 07:03 WIB

Pertemuan dengan presiden Jokowi hanya menagih janji pro Islam, dan tidak kriminalisasi ulama.


IHSG Berpeluang Rebound, Koleksi Saham-Saham Ini

Rabu, 25 April 2018 07:01 WIB

Setelah ditutup melemah 1.24% di level 6229.635 pada 24 April 2018, IHSG berpeluang untuk kembali menghijau


Kinerja Bisnis Otomotif Merosot, Laba Bersih Astra Kuartal Pertama Terseok

Rabu, 25 April 2018 06:59 WIB

Grup Astra mengalami penurunan kinerja pada sebagian segmen bisnisnya, khususnya pada segmen otomotif dan agribisnis


Rupiah Cari Momentum Naik Terbatas Ditengah Kesaktian Dolar

Rabu, 25 April 2018 06:55 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.888 dan resisten 13.878


Dari Dunia Hiburan ke Bisnis Teknologi

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Tidak sia-sia Christian Sugiono fokus mengembangkan media digital. Bersama MBDC media, Christian menghasilkan banyak income dan klien.


Polisi Florida Ungkap Kejahatan Lewat Jari Mayat

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Jari mayat kerap digunakan oleh Polisi Florida untuk mengungkap kejahatan. Ada yang pro, ada pula yang kontra.


Geledah Kantor PU dan PKAD, Kejari SIbolga: Bappeda Nanti Dulu

Rabu, 25 April 2018 06:48 WIB

Penggeledahan dilakukan pasca penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Bapeda Tapteng tahun anggaran 2015


DPR: Jangan Salahkan Terus Kondisi Global, Pemerintah dan BI Harus Perkuat Fundamental Ekonomi Agar Rupiah Menguat

Rabu, 25 April 2018 06:36 WIB

Taufik berharap agar pemerintah dan BI dapat mempercepat penguatan rupiah, dan memperkuat fundamental ekonomi