Teaching Industri ITS Mampu Buat Satu Motor dalam 30 Menit

akurat logo
Ahmad Muhajir
Sabtu, 16 Desember 2017 17:52 WIB
Share
 
Teaching Industri ITS Mampu Buat Satu Motor dalam 30 Menit
Ilustrasi motor listrik. AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kini mempunyai Teaching Industri. Fasilitas yang diresmikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir kemarin (15/12) ini diharapkan bisa berkontribusi pada kemajuan industri sepeda motor listrik.

"Semoga dengan adanya Teaching Industri di ITS, akan menghasilkan sepeda motor listrik yang mempunyai kualitas baik dan harga kompetitif," kata Nasir.

Nasir mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan kementerian terkait agar sepeda motor listrik bernama Garansindo Electric Scooter ITS (GESITS) bisa segera mendapat izin untuk layak jalan.

"Kami mendorong terus. Riset harus berjalan. Kami sudah berhubungan dengan Menteri Perhubungan terkait izin layak jalan dan juga ke Kementerian Perindustrian terkait izin sertifikasi berkenaan dengan material," ujar Nasir.

Dia melihat potensi besar dari sepeda motor listrik GESITS ITS. Nasir mengemukakan jika ada 122 perguruan tinggi di Indonesia dan 10 di antaranya menggunakan GESITS, maka akan baik bagi perkembangan GESITS. Belum lagi instansi Kantor Pos, dan pemerintah daerah.

"Jangan sampai nanti motor listrik mati. Pinginnya ketika produksi, paling tidak harus bisa menggeser kebutuhan motor untuk Indonesia. Kalau ini bisa berjalan negara bisa menghemat energi yang luar biasa," pungkas.

Direktur Pusat Unggulan Iptek (PUI) Sistem dan Kontrol Otomotif Muhammad Nur Yuniarto mengatakan Teaching Industri ini sudah dimulai sejak tahun 2010. saat itu, luas bangunannya hanya 3 x 3 meter persegi.

"Di Teaching Industri ini, hanya butuh waktu 30 menit untuk pengerjaan setiap sepeda motor yang dibagi dalam delapan station. Setiap stationnya hanya butuh waktu lima menit," ungkap dia.

Nur menjelaskan, adanya tempat ini bukan hanya untuk fasilitas mahasiswa ITS, namun mahasiswa lain, bahkan anak SMK bisa bergabung.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Joni Hermana mengharap adanya dukungan dari pemerintah pada riset dan pengembangan terkait sepeda motor listrik nasional buatan mereka.

"Kami sudah dapat mitra untuk produksi massal yakni Garansindo. Pada tahun 2018 mudah-mudahan diproduksi dan dipasarkan," ucapnya.

Dia juga berharap melalui Teaching Industri ini bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal.[]


Editor. Islahuddin

Sumber. antara

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Tiga ASN Ikut Pilkada, Pemkab Bogor Didesak Berikan Hukuman

Selasa, 23 Januari 2018 11:01 WIB

Syamsul Anwar meminta Pemkab Bogor menjatuhi hukuman terhadap tiga ASN yang terlibat politik praktis


Pemain Ganda Denmark Terpukau dengan Perubahan Istora

Selasa, 23 Januari 2018 11:00 WIB

"Kami tidak sabar bertanding di sini," kata Mads Conrad-Petersen.


Lindungi Perbatasan, Xinjiang Akan Bangun Tembok Besar

Selasa, 23 Januari 2018 10:49 WIB

Ratusan orang tewas di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir akibat kekerasan antara etnik Muslim Uighur dan mayoritas etnik Han China


Dalam Gaya Berbeda, Dian Sastrowardoyo Cantiknya Tetap Sama

Selasa, 23 Januari 2018 10:40 WIB

Berikut beberapa gaya Dian Sastrowardoyo yang tetap membuatnya cantik.


Kepergok ke Dokter Kandungan, Sarwendah Hamil Anak Kedua?

Selasa, 23 Januari 2018 10:37 WIB

Selamat ya Wendah hamil anak kedua


Anies: Lahan Pertanian di Jakarta Masih Ada 300 Hektare

Selasa, 23 Januari 2018 10:29 WIB

Meski hampir seluruh wilayah Ibukota dipenuhi dengan gedung pencakar langit, ternyata Jakarta masih memiliki 300 hektare lahan pertanian


Sri Mulyani: Reformasi Birokrasi Suatu Keharusan

Selasa, 23 Januari 2018 10:26 WIB

Pemerintah ingin memaksimalkan peranan ASN. Dalam menangkap peluang dari momentum kebangkitan ekonomi nasional 2 tahun belakangan ini.


Jaga Inflasi 2018, Pemerintah dan BI Sepakati 5 Langkah Strategis Ini

Selasa, 23 Januari 2018 10:20 WIB

Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat secara khusus menyepakati lima langkah strategis.


Soal e-KTP Bagi Penghayat Kepercayaan, Mendagri Tunggu Rakor di Kemenko Polhukam

Selasa, 23 Januari 2018 10:13 WIB

MUI beberapa waktu lalu mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat e-KTP dengan kolom khusus bagi warga penghayat kepercayaan


Sri Mulyani: Rekrutmen ASN Harus Dapat Orang Terbaik

Selasa, 23 Januari 2018 10:11 WIB

Tahun lalu, dari 37.000 formasi yang ditawarkan, yang melamar 2 juta perserta.


Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai Irigasi Rawa Pasang Surut

Selasa, 23 Januari 2018 10:06 WIB

Sebanyak 100 orang terlibat dalam program tersebut dengan pekerjaan berupa pembersihan rumput pada bahu jalan dan jembatan.


Satu Persen Orang Terkaya Kuasai 82 Persen Kekayaan Dunia

Selasa, 23 Januari 2018 10:03 WIB

Sedikit orang kaya menguasai kekayaan lebih banyak, sementara ratusan juta orang berjuang untuk bertahan hidup dalam kemiskinan


Bak Petani, Anies Panen Padi dan Buah Naga di Cakung

Selasa, 23 Januari 2018 10:00 WIB

Varietas padi yang dipanen Anies di Cakung merupakan padi Inpardi 32 yang tahan hama wereng.


Bukan Alat Pembayaran Sah, Kemenkeu Tegas Larang Bitcoin

Selasa, 23 Januari 2018 10:00 WIB

Ini mengingat potensi risiko yang besar, tidak hanya bagi masyarakat penggunanya namun juga dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan.


Pelaku Pasar Tunggu Aksi Lelang, Laju Obligasi Bakal Melemah

Selasa, 23 Januari 2018 09:58 WIB

Meski demikian, masih adanya aksi beli mampu menahan agar pelemahan tersebut tidak terlalu dalam.