Tahun Depan Singapura Batasi Jumlah Mobil di Jalannya

akurat logo
Ahmad Muhajir
Selasa, 24 Oktober 2017 13:49 WIB
Share
 
Tahun Depan Singapura Batasi Jumlah Mobil di Jalannya
Helix Bridge, Singapura. COXARCHITECTURE.COM.AU

AKURAT.CO, Sebagai salah satu tempat termahal di dunia untuk memiliki kendaraan, Singapura harus membatasi jumlah kendaraan di jalanan tahun depan karena kekurangan ruang.

Menurut Land Transport Authority (LTA), tidak ada lagi kendaraan tambahan yang diperbolehkan di kota-kota tersebut untuk mengurangi kenaikan tahunan sebesar 0,25 persen dalam jumlah mobil dan sepeda motor menjadi nol. Angka tersebut akan ditinjau pada tahun 2020.

Kenaikan jumlah kendaraan barang dan bus akan dipertahankan sebesar 0,25 persen per tahun sampai kuartal pertama 2021 untuk menyediakan waktu bagi sektor bisnis dalam meningkatkan efisiensi operasi logistik mereka.

Perusahaan, sebagaimana dilansir dari RT, Selasa (24/10), juga harus mengurangi jumlah kendaraan komersial yang mereka butuhkan. Ini bisa menjadi kabar baik untuk eksperimen truk yang lebih otonom.

Singapura mengendalikan secara ketat jumlah kendaraan dengan menetapkan tingkat pertumbuhan tahunan dan melalui sistem penawaran hak dan kepemilikan kendaraan untuk jangka waktu terbatas.

"Saat ini, 12 persen luas daratan Singapura telah menjadi jalanan. Mengingat kendala lahan dan kebutuhan masyarakat, ada ruang terbatas untuk perluasan lebih lanjut jaringan jalan," kata LTA.

Populasi Singapura telah meningkat hampir 40 persen sejak tahun 2000 menjadi sekitar 5,6 juta orang. Mereka menyumbang lebih dari 600 ribu mobil pribadi dan sewaan pada tahun lalu, termasuk mobil yang digunakan oleh layanan transportasi online seperti Grab and Uber.

Untuk memiliki mobil mid-range di Singapura biasanya harganya empat kali lipat di Amerika Serikat. Karena itu Singapura memiliki sistem transportasi umum yang luas. Negara ini telah memperluas jaringan kereta api sebesar 30 persen dan menambahkan rute dan kapasitas baru ke jaringan busnya.

Menurut LTA, pemerintah akan terus berinvestasi di infrastruktur rel baru, dengan 14,7 miliar dolar AS dialokasikan untuk tujuan itu. Sekitar 734 juta dolar AS akan dimanfaatkan untuk pembaharuan, peningkatan dan perluasan aset operasi kereta api, serta subsidi untuk bus selama lima tahun kedepan.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pengembang Australia Tarik Investor Properti Indonesia

Selasa, 20 Februari 2018 20:51 WIB

Pengembang asal Australia,Crown Group berupaya menarik investor asing termasuk Indonesia untuk membeli properti di Negeri Kangguru tersebut


Ribuan Personel Gabungan Disiagakan di Bandara Soetta

Selasa, 20 Februari 2018 20:50 WIB

Untuk antisipasi kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.


Respons Anies Usai Ketua SC Ngaku Salah soal Insiden Penghalauan

Selasa, 20 Februari 2018 20:47 WIB

Terkait kasus penghalauan, Anies pun Ingin semua pihak ngambil pembelajaran.


KPK Siap Bantu Polri Jemput Tersangka Kondensat Honggo Wendratno

Selasa, 20 Februari 2018 20:42 WIB

Saat ini KPK masih mempelajari kasusnya.


Bagi Tugas Kampanye, 2DM Bakal Jarang Bertemu

Selasa, 20 Februari 2018 20:36 WIB

Tatar Pasundan mempunyai daerah yang sangat luas, sehingga dibutuhkan mobilitas dari keduanya.


Ingin Hamil? Berpikirlah Seks itu Seksi

Selasa, 20 Februari 2018 20:35 WIB

Banyak pasangan yang justru saat melakukan seks untuk hamil malah menjadikannya beban.


Laporkan Firman Wijaya, SBY Dianggap Tak Hargai Profesi Advokat

Selasa, 20 Februari 2018 20:34 WIB

Pelaporan SBY membuat profesi advokat mendapatkan tekanan, ancaman, dan hambatan.



Rizieq Shihab Pulang, Amien Rais Minta Pemerintah Jangan Main-main dengan Umat Islam

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Selama ini umat Islam telah sabar.


Citi Indonesia Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari The Asset

Selasa, 20 Februari 2018 20:25 WIB

Citi Indonesia meraih penghargaan sebagai Best Digital Bank dan Best Retail Mobile Banking Experience dari majalah The Asset.


Pertama Kali, LAM Riau Berikan Gelar Adat kepada Ulama

Selasa, 20 Februari 2018 20:20 WIB

Selama ini, LAM Riau hanya memberikan gelar adat bagi birokrat.


Tata Kota Metropolitan Negara Berkembang, Apa Saja yang Penting Diperhatikan?

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Kota metropolitan di negara-negara berkembang dapat mengatasi penyebaran penduduk dengan membuat perencanaan jangka panjang.


4 Camilan Pendamping Kopi yang Nikmat

Selasa, 20 Februari 2018 20:15 WIB

Banyak cemilan pendamping kopi. Tapi yang ini paling pas.


Benarkan Video di Jeddah, Panitia Penjemputan Belum Tahu Tujuan Rizieq

Selasa, 20 Februari 2018 20:14 WIB

"Habib Rizieq mau pamitan atau mau ke Turki, saya juga nggak paham."


Lucunya Reza Rahadian Meledek Sepatu Christine Hakim Saat Jumpa Pers

Selasa, 20 Februari 2018 20:09 WIB

Sol sepatu Christine Hakim copot.