Media Sosial Dituding Jadi Sarana Sebar Paham Radikal, Benarkah?

akurat logo
Vidyandini Agivonia
Rabu, 16 Mei 2018 20:28 WIB
Share
 
Media Sosial Dituding Jadi Sarana Sebar Paham Radikal, Benarkah?
Media sosial. ISTIMEWA

AKURAT.CO, Peneliti Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia (UI), Solahudin, mengatakan bahwa media sosial mempercepat radikalisasi. Sebab, katanya, seseorang dapat terpapar pesan radikal dalam jumlah yang banyak dalam frekuensi tinggi.

Berdasarkan hasil penelitiannya terhadap narapidana terorisme, 85 % melakukan aksi teror hanya dalam rentang kurang dari satu tahun setelah terpapar radikalisme melalui media sosial.

"Kurang dari setahun dia sudah radikal. Media sosial penting, kalau bicara radikalisasi perannya cukup signifikan," ucap Solahudin dalam diskusi Forum Media Barat 9 di Gedung Kominfo Jakarta, Rabu (16/5).

Riset tersebut juga dibandingkan dengan terpidana terorisme pada masa 2002-2012, dimana media sosial belum berkembang pesat. Mereka rata-rata mulai menjadi radikal dalam kurun waktu lima sampai sepuluh tahun sejak pertama terpapar hingga melakukan aksi terorisme.

Menurutnya, kelompok ekstremis, radikal atau teroris di Indonesia memanfaatkan media sosial secara maksimal untuk radikalisasi. Namun, khusus di Indonesia penggunaan media sosial oleh kelompok tersebut hanya untuk radikalisasi, sementara untuk perekrutan tetap menggunakan metode tatap mata atau pertemuan langsung.

"Di Indonesia, radikalisasi melalui media sosial, proses rekrutmen terjadi offline, tatap muka. Tidak lewat dunia maya proses rekrutmennya," ucap Solahudin.

Dari 75 orang narapidana terorisme yang ditemuinya, hanya 9% yang mengatakan bergabung kelompok ekstremis melalui media sosial. Sebagian besar, ujar Solahudin, direkrut melalui forum keagamaan yang sulit dicegah karena di Indonesia mempunyai kebebasan berekspresi dan berorganisasi.

Alasan selanjutnya rekrutmen di Indonesia melalui pertemuan langsung adalah kelompok teroris tidak percaya pada proses rekrutmen secara daring karena tidak dapat memastikan kebenaran identitas.

Mengenai isu terorisme selama seminggu ini, masyarakat pun diimbau untuk melaporkan kepada Kominfo atau langsung kepada platform media sosial apabila menemukan akun atau konten yang berkaitan dengan terorisme dan meresahkan.


Editor. Andre Purwanto

Sumber. Antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Pertajam Lini Serang, Persija Datangkan Saha

Selasa, 22 Mei 2018 20:39 WIB

Persija datangkan bomber anyar demi pertajam lini depan.


Kemendag Terbitkan PI Impor Gula Mentah 635.000 Ton

Selasa, 22 Mei 2018 20:24 WIB

Impor gula mentah tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi antar instansi di kantor Kementerian Perekonomian pada Maret 2018.


Jelang Hari Raya Galungan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

Selasa, 22 Mei 2018 20:23 WIB

Jaya Nagara berharap masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah dengan membeli keperluan untuk menyambut hari Raya Galungan.



Anthony Sumbang Angka Pertama untuk Indonesia

Selasa, 22 Mei 2018 20:06 WIB

Anthony Ginting mengalahkan atlet tunggal putra asal Thailand, Khosit Phetpradab, dengan skor 21-8 dan 21-14.


Setelah Iran, Giliran Venezuela yang Akan Kena Sanksi AS

Selasa, 22 Mei 2018 20:06 WIB

Amerika Serikat (AS) dipastikan akan memberlakukan sanksi di sektor energi bagi Venezuela.


Sergio Ramos Waspadai Trisula Liverpool

Selasa, 22 Mei 2018 19:50 WIB

"Pemain seperti (Mohamed) Salah dan (Sadio Mane) serta (Roberto Firmino) perlu dijaga ketat oleh kami," kata Sergio Ramos.



Persija dan Persebaya Jalin Komunikasi untuk Pulangkan Jenazah Jakmania

Selasa, 22 Mei 2018 19:49 WIB

Bonek dan Jakmania kembali berduka.


Pertamina MOR VIII Bentuk Tim Satgas Pantau Stok BBM

Selasa, 22 Mei 2018 19:49 WIB

Pertamina MOR VIII berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dan idul fitri dengan nyaman.


Garuda Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Tiket Saat Lebaran

Selasa, 22 Mei 2018 19:43 WIB

Pahala berjanji kenaikan harga tiket Garuda selama peak season tidak akan begitu signifikan


Antisipasi Pertamina MOR VIII Jelang Idul Fitri di Wilayah Maluku Papua

Selasa, 22 Mei 2018 19:35 WIB

Pertamina MOR VIII tetap mengantisipasi kenaikan konsumsi untuk BBM dan LPG apabila trendnya berbeda dengan tahun sebelumnya.


Bulgaria Usulkan Wilayahnya Jadi Jalur Transit Pipa Gas Rusia

Selasa, 22 Mei 2018 19:34 WIB

Usulan ini disampaikan ditengah tengah isu keamanan energi Eropa dan diversifikasi pasokan gas.


Menhan: Ada Dua Dimensi Ancaman Terhadap NKRI

Selasa, 22 Mei 2018 19:30 WIB

Indonesia dan semua negara di dunia sedang menghadapi potensi ancaman yang sangat-sangat nyata.


Begini Cara Aktifkan Asisten Google di Komputer

Selasa, 22 Mei 2018 19:25 WIB

Langkah-langkah yang mudah untuk mempermudah kegiatan Anda bersama Asisten Google.