ATSI Dukung Pengesahan RUU Perlindungan Data Pribadi

akurat logo
Vidyandini Agivonia
Selasa, 13 Maret 2018 22:55 WIB
Share
 
ATSI Dukung Pengesahan RUU Perlindungan Data Pribadi
Aktivitas jual beli nomor perdana kartu SIM prabayar dari berbagai operator di salah satu gerai di Jakarta, Selasa (20/2). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyebutkan jumlah kartu SIM prabayar yang telah diregistrasi mencapai 200 juta dari 360 juta kartu SIM. Registrasi nomor seluler harus divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK). Batas Akhir Registrasi SIM Card berakhir pada 28 Februari mendatang. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Pengesahan Rancangan Undang-Undang  Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) sangat dinantkan masyarkat, karena khawatir data NIK dan KK mereka disalahgunakan. Apalagi saat ini beredar isu tentang bocornya data NIK dan KK yang didaftarkan ke puluhan nomor oleh seorang oknum.

"Saya jamin tidak ada kebocoran data, yang ada hanyalah penyalahgunaan nomor NIK dan KK. Kan kalau kita googling kartu keluarga, banyak tuh yang upload foto KK-nya. Nah dari situlah mereka registrasi buat nomor itu," kata Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika usah menghadiri diskusi publik di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (13/3)

Pernyataan ini pun menjadikan dorongan dari berbagai pihak publik untuk mendesak pemerintah mensegerakan pengesahan RUU PDP tahun ini. Dalam pernyataan ketua ATSI, Merza Fachys, menilai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak agar semua pihak yang terlibat dalam dunia digital dapat mengetahui hak dan kewajiban atas data pibadi mereka.

Selain itu,  Presiden Direktur Smartfen Telecom memamparkan data dari APJII bahwa 66 persen masyarakat Indonesia sadar data pribadi mereka diambil oleh pihak lain (perusahaan digital) akan tetapi masyarakat tetap meberikan data mereka.

"Banyak yang sekedar agree agree saja pas download aplikasi, tidak baca terms and contitionnya, bahasa inggris pula, dari situ data kita ke record," kata Merza. Kebiasaan ini pun menyebabkan tidak hanya perusahan digitial dapat mengetahui siapa konsumennya namun juga melibatkan banyak pihak.

"Contohnya ojol (ojek online) deh, dari orderan yang kita pesen kan tukang ojeknya jadi tahu rumah kita, foto, nomor telepon, makanya melibatkan orang lain juga," tambah Merza.

Dalam penjelasannya pun Merza mengatakan bahwa konsep perlindungan data pribadi memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memilki hak dalam menentukan apakah mereka bersedia untuk membagi atau bertukar data. Tentunya dengan syarat-syarat pelaksanaan pemindahan data yang telah disetujui oleh pengguna serta merasakan manfaat teknologi yang memudahkan kehidupan.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Rommy: GP Ansor Garda Terdepan Jaga Negara dan Agama dari Komunis

Rabu, 25 April 2018 07:49 WIB

GP Ansor punya akar yang kuat karena terdiri dari alumni pesantren. Mempunyai pondasi kuat dan berpegang teguh pada ahlussunnahwal jamaah.


DPRD Happy, PAD Jatim 2018 Diprediksi Lampaui Target

Rabu, 25 April 2018 07:45 WIB

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim laporkan bahwa akhir tahun 2017, capaian PKB tercapai 114 persen lebih


Resahkan Warga, Polsek Palmerah Tangkap Polisi Gadungan

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

Warga resah karena ia selalu menenteng senjata api jenis Airsoftgun hitam.


Mencairnya Tensi Ketegangan Geopolitik, Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

Rabu, 25 April 2018 07:35 WIB

AS akan memutuskan pada 12 Mei 2018 mendatang untuk hentikan kesepakatan nuklir dengan Iran ataukah menerapkan sanksi atas Iran


Poster Terbaru Ant-Man and the Wasp Tampil di CinemaCon

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Foto poster tersebut kemudian diunggah melalu Twitter oleh Editor Manajer Fandango.


Icardi Bakal Jadi Pemain dengan Gaji Tertinggi di Italia

Rabu, 25 April 2018 07:30 WIB

Icardi, di antara naik gaji atau angkat kaki


IHSG Cenderung Melemah Terbatas

Rabu, 25 April 2018 07:16 WIB

IHSG akan bergerak cenderung melemah terbatas menguji support pada perdagangan selanjutnya dengan rentan pergerakan 6.200-6.258


Zidane: Muenchen Semakin Menakutkan Dilatih Heynckes

Rabu, 25 April 2018 07:05 WIB

"Saya tidak berpikir kami favorit juara," ujar Zidane.


Tagih Janji Pro Islam, PA 212 Adakan Pertemuan dengan Jokowi

Rabu, 25 April 2018 07:03 WIB

Pertemuan dengan presiden Jokowi hanya menagih janji pro Islam, dan tidak kriminalisasi ulama.


IHSG Berpeluang Rebound, Koleksi Saham-Saham Ini

Rabu, 25 April 2018 07:01 WIB

Setelah ditutup melemah 1.24% di level 6229.635 pada 24 April 2018, IHSG berpeluang untuk kembali menghijau


Kinerja Bisnis Otomotif Merosot, Laba Bersih Astra Kuartal Pertama Terseok

Rabu, 25 April 2018 06:59 WIB

Grup Astra mengalami penurunan kinerja pada sebagian segmen bisnisnya, khususnya pada segmen otomotif dan agribisnis


Rupiah Cari Momentum Naik Terbatas Ditengah Kesaktian Dolar

Rabu, 25 April 2018 06:55 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.888 dan resisten 13.878


Dari Dunia Hiburan ke Bisnis Teknologi

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Tidak sia-sia Christian Sugiono fokus mengembangkan media digital. Bersama MBDC media, Christian menghasilkan banyak income dan klien.


Polisi Florida Ungkap Kejahatan Lewat Jari Mayat

Rabu, 25 April 2018 06:50 WIB

Jari mayat kerap digunakan oleh Polisi Florida untuk mengungkap kejahatan. Ada yang pro, ada pula yang kontra.


Geledah Kantor PU dan PKAD, Kejari SIbolga: Bappeda Nanti Dulu

Rabu, 25 April 2018 06:48 WIB

Penggeledahan dilakukan pasca penetapan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Bapeda Tapteng tahun anggaran 2015